Simulasi Tanggap Darurat Cegah Karhutla di Area Tambang Halmahera Utara Malut

Kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggelar Simulasi Tanggap Darurat Karhutla di area tambang Gosowong, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara (Malut) .

oleh Tim NewsDiterbitkan 18 Oktober 2025, 19:35 WIB
Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan Simulasi Tanggap Darurat Karhutla di area tambang Gosowong, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara (Malut). (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggelar Simulasi Tanggap Darurat Karhutla di area tambang Gosowong, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara (Malut) oleh PT Nusa Halmahera Minerals (NHM).

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa 30 September 2025 tersebut menjadi bagian dari upaya NHM membangun budaya siaga bencana di kawasan pertambangan Indonesia Timur.

"Simulasi tersebut melibatkan 30 peserta dari berbagai departemen internal, antara lain Health, Safety, and Environment (HSE), Security, Civil, dan NHM Peduli, serta perwakilan Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara," ujar Koordinator Technical Emergency Response Team NHM Zakaria Barham melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/10/2025).

Dia melanjutkan, pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan koordinasi lintas sektor dalam menangani potensi kebakaran di area sekitar tambang.

"Para peserta menjalani latihan komunikasi darurat, manuver tim pemadam, serta penggunaan peralatan pemadaman secara langsung di lapangan," ucap Zakaria.

"Dengan skenario yang dirancang menyerupai kondisi nyata, NHM menilai kecepatan respons, efektivitas prosedur keselamatan, serta kesiapan sarana penunjang di lingkungan operasional," sambun dia.

Zakaria menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko perusahaan.

"Kegiatan ini memastikan seluruh personel memahami peran masing-masing dalam situasi darurat. Kesiapsiagaan adalah bagian penting dari tanggungjawab kami, tidak hanya untuk keselamatan karyawan tetapi juga menjaga lingkungan di sekitar area tambang," jelas Zakaria.

 

Dukung Upaya Nasional Cegah Karhutla

Sementara itu, Manager Departemen HSE NHM Widi Wijaya menjelaskan, simulasi ini tidak hanya untuk memenuhi persyaratan perizinan pinjam pakai kawasan hutan, tetapi juga sebagai evaluasi kesiapan tim dan fasilitas penunjang.

"Pelaksanaan kegiatan ini sangat penting untuk mengukur kemampuan personel dan sarana prasarana kami. Dengan begitu, ketika terjadi kondisi darurat, seluruh tim siap berkolaborasi dan bekerjasama secara efektif," terang dia.

Widi mengatakan, melalui kegiatan simulasi ini, NHM menegaskan komitmennya dalam menanamkan budaya keselamatan dan tanggap bencana di seluruh lini operasional.

"Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap program nasional pengendalian karhutla dan peningkatan kesadaran lingkungan di sektor pertambangan dan pelatihan ini mencerminkan prinsip pertambangan berkelanjutan, di mana, keselamatan kerja dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional NHM," jelas Widi.

Infografis Infografis Karhutla dan Kabut Asap Kepung Indonesia. (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya