Geleng-Geleng Melihat Warga Denmark Berlari di Cuaca yang Sangat Dingin

Orang Denmark tetap berolahraga meski musim dingin

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 28 April 2019, 10:00 WIB
Denmark (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Liputan6.com, Denmark - Melihat orang berlari di pagi dan sore hari di cuaca yang sangat dingin menjadi pemandangan 'tak lazim' saat berada di Denmark selama satu minggu.

Di saat saya berusaha keras membuat tangan terasa lebih hangat di dalam kantong jaket, warga setempat malah dengan santainya beraktivitas fisik mengenakan celana pendek, sepatu olahraga, dan tak lupa headset di kedua telinga.

 

Denmark (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

"Apa enggak bisa nanti-nanti saja olahraganya?," kata saya dalam hati.

"Oh, mungkin ini salah satu cara biar tubuh terasa lebih hangat," pikir saya kemudian.

Ingin rasanya saya ikut berlari di belakang mereka. Namun, mana mungkin juga melepas semua yang saya kenakan lalu menggantinya dengan pakaian yang lebih layak untuk berolahraga. Bisa-bisa saya mati kedinginan di Denmark

Jawaban Dubes Indonesia untuk Denmark

Denmark (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Saat hal ini saya ceritakan ke Duta Besar Indonesia untuk Denmark, M. Ibnu Said, jawaban yang bikin geleng-geleng bangga justru saya dapatkan.

Menurut Ibnu, seperti itulah cara penduduk Denmark menghargai diri mereka sendiri. Begitulah cara mereka menyayangi tubuhnya sendiri.

"Mereka ada kebiasaan dalam sehari harus menyisihkan waktu untuk diri sendiri. Yaitu selama satu jam untuk melakukan exercise," kata Ibnu kepada Liputan6.com di Kedutaan Besar Indonesia untuk Denmark belum lama ini.

Sehingga, mengendarai sepeda dan berlari di cuaca yang sangat dingin akan mereka kerjakan. Tak lain semata-mata untuk kesehatan diri sendiri.

"Itu sudah menjadi habit," kata Ibnu.

"Enggak peduli apakah itu pejabat atau orang biasa, mereka akan lari-lari, naik sepeda, atau jalan kaki di cuaca yang dingin," ujarnya.

 

 

Tingginya Kesadaran Orang Denmark

Denmark (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Lebih lanjut, Ibnu mengatakan bahwa orang Denmark memiliki kesadaran pentingnya memiliki waktu untuk diri sendiri, salah satunya berolahraga.

"Saya lihat, meskipun orang tua, mereka lari ya lari aja gitu," katanya.

Menurut Ibnu, walaupun orang Denmark ketika sakit tetap dibiayai negara, tapi di benak mereka sudah tertanam hal-hal seperti itu dinilai merugikan.

Kalau bisa sehat terus, mengapa harus merasakan sakit meskipun ditanggung negara?

Jadi jangan kaget, bila sedang berada di Denmark saat musim dingin kemudian melihat warga sekitar yang malah berlari bukannya kemulan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya