7 Pembayaran Transfer Pemain Paling Unik

Sejumlah pemain dibayar dengan cara unik saat proses transfer. Beragam varian menjadi alternatif klub, seperti pembayaran tunai, barter, sampai menggunakan saluran cicilan.

oleh Nurfahmi BudiDiterbitkan 27 April 2019, 07:00 WIB
Ian Wright menyesalkan kondisi Arsenal saat ini. (AMIR YUSOF / AFP)

Jakarta Kompetis di kawasan Eropa bakal segera berakhir. Selanjutnya, periode bursa transfer pemain musim panas 2019 akan berlangsung.

Periode ini menjadi satu di antara yang ditunggu para fan masing-masing klub. Mereka bakal penasaran tentang siapa pemain anyar yang bakal datang, atau siapa yang harus terdepak dari tim.

Selain persona, unsur besarnya bayaran dan transfer menjadi sisi yang tak bisa dilupakan begitu saja. Publik bakal menunggu siapa yang menyandang pemain dengan banderol tertinggi alias termahal.

Bicara tentang nilai transfer, tak bisa lepas begitu saja dengan cara membayar. Beragam varian menjadi alternatif klub, seperti pembayaran tunai, barter, berbagi beban gaji sampai menggunakan saluran cicilan.

Sepanjang sejarah bursa transfer, ada beberapa hal menarik terkait tata cara pembayaran transfer seorang pesepak bola. Berikut ini beberapa di antara yang layak membuat Sahabat Bola.com tersenyum simpul:

 


Pembayaran Transfer Unik 1

Liverpudlian pasti mengenal nama John Barnes.

John Barnes

John Barnes dikenal sebagai legenda Liverpool yang juga andalan timnas Inggris. Pada usia 17 tahun, Barnes, yang sedang membela klub Sudbury, dibeli klub Inggris lainnya, Watford.

Semua itu berlatar permainan apik pemain, yang kala itu diprediksi bakal menjadi sosok legendaris. Uniknya, proses transfer Barnes dari Sudbury ke Watford dibayar dengan satu set baju olahraga.

Zat Knight

Zat Knight, pemain asal Inggris yang berposisi sebagai bek diboyong Fulham dari klub Rushall Olympic pada 1999. Meski saat itu ia berstatus bebas transfer, Fulham mengirimkan 30 potong baju olahraga sebagai itikad baik.

 


Pembayaran Transfer Unik 2

6. Ian Wright - Dua film dibintangi mantan penyerang Arsenal, yaitu Sport Relief 2016 dan Gun of the Black Sun (2011). (AFP/Karim Jaafar)

Ian Wright

Mantan pemain timnas Inggris, Ian Wright punya cerita unik terkait perpindahannya. Ia pernah merasakan proses transfer dari klub amatir Greenwich Borough menuju klub Palace pada 1985.

Saat itu, ia dibayar dengan satu set timbangan. Sebuah pembayaran yang tak lazim, meski akhirnya disetujui. Hasilnya, Wright menjelma menjadi bomber maut, dan melegenda bersama Arsenal serta Timnas Inggris.

Ernie Blenkinsop

Ernie Blenskinsop adalah pesepak bola Inggris yang berposisi sebagai bek kiri. Ia pernah membela timnas Inggris dengan caps yang cukup banyak, yakni sebanyak 26 kali.

Lanjut Baca:

Pada awal masa kariernya sebagai pesepak bola, ia bermain untuk klub asalnya, Cudworth. Pada 1921, ia dibeli Klub Hull City dengan proses trasnfer yang unik, yakni dengan satu tong minuman bir yang dibagikan kepada mantan rekan setimnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya