2 Kali Erupsi, Status Gunung Bromo Masih di Level Waspada

Meski Gunung Bromo sedang erupsi, namun aktivitas wisata di sekitar lautan pasir yang berjarak kurang lebih 2 kilometer dari kawah gunung masih terlihat normal.

oleh Maria FloraDiterbitkan 21 Maret 2019, 12:33 WIB

Fokus, Probolinggo - Asap tebal yang disertai material vulkanik masih terus keluar dari kawah Gunung Bromo. Kamis pagi, gunung yang berada di Jawa Timur telah erupsi dua kali dengan skala kecil.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (21/3/2019), letusan Gunung Bromo beramplitudo 25 milimeter dengan durasi 15 menit. Meski erupsi,aktivitas warga di sekitar lautan pasir yang berjarak kurang lebih 2 kilometer dari kawah gunung masih terlihat normal. 

Hanya saja, pihak mengelola kawasan Bromo TNBTS membatasi wisatawan agar tidak mendekat pada radius 1 kilometer.

Sementara di Lumajang, Jawa Timur, erupsi Gunung Bromo mengakibatkan sejumlah desa mengalami hujan abu tipis pada hari Rabu kemarin. Salah satu desa yang terkena dampak adalah Desa Argosari, desa yang terdekat dengan Bromo.

Di desa ini abu vulkanik mulai mengotori atap rumah dan pakaian yang tengan dijemur. Pandangan warga juga terganggu ketika beraktivitas di luar rumah.

Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mengalami erupsi sejak Februari lalu. Data terakhir dari Pos Pantau Gunung Api Bromo, status masih bertahan di level 2 atau waspada.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya