3 Pekerjaan Rumah Persib Jelang Liga 1 2019

Persib gagal bicara banyak di Piala Presiden 2019.

oleh Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 13 Maret 2019, 20:00 WIB
3 Pekerjaan Rumah Persib Bandung. (Bola.com/Dody Iryawan)

Jakarta - Persib Bandung gagal bicara banyak di Piala Presiden 2019. Menjadi tuan rumah Grup A, Pangeran Biru urung melaju ke babak gugur.

Bojan Malisic dan kawan-kawan terpuruk di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan raihan satu kemenangan dan dua kekalahan.

Persib membuka Piala Presiden dengan hasil mengecewakan. Pangeran Biru dikalahkan Tira Persikabo dengan skor 1-2.

Menantang Persebaya pada partai kedua Grup A, Persib berambisi untuk mengobati kepedihan. Namun, hasil berkata lain. Pangeran Biru kembali takluk, kali ini dengan skor 2-3.

Pelatih Miljan Radovic pun menjadi bulan-bulanan Bobotoh. Banyak yang meminta Radovic sadar diri untuk mundur. Ada pula yang berusaha menyerangnya seusai kekalahan dari Persebaya.

Untugnya, Persib mengakhiri perjalanan di Piala Presiden dengan kemenangan. Perseru Serui mampi dibantai dengan skor telak 4-0.

Kiprah di Piala Presiden berakhir, Radovic membawa pulang segudang pekerjaan rumah untuk memperbaiki permainan Persib dan menjawab keraguan Bobotoh. Berikut tiga analisis Bola.com untuk membantu Pangeran Biru kembali bangkit:


Perlu Polesan Skuat dan Tambahan Pemain

Gelandang Persib Bandung, Srdan Lopicic, bersiap saat akan melawan TIRA Persikabo pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (2/3). Persib kalah 1-2 dari TIRA. (Bola.com/Yoppy Renato)

Radovic nampaknya masih belum memahami kondisi skuat Persib. Itu terbukti setelah pelatih asal Montenegro itu selalu memasang formasi dengan pemain yang berbeda dalam tiga pertandingan Piala Presiden.

Dampaknya pun pada permainan Persib di atas lapangan. Ezechiel N’Douassel kehilangan tandem sepadan dalam diri Jonathan Bauman. Kualitas Srdan Lopicic telah habis untuk menjadi jenderal lapangan tengah. Bojan Malisic pun kelabakan tanpa Victor Igbonefo di lini belakang.

Sejumlah pembelian anyar seperti Erwin Ramdani, Abdul Aziz, dan Frets Butuan belum berhasil menembus skuat inti. Hanya Esteban Vizcarra yang langsung menyegel pos gelandang sayap kiri. Itu pun pemain naturalisasi ini dalam kondisi yang kurang fit lantaran belum sepenuhnya sembuh dari cedera.

Radovic harus segera menemukan starting eleven terbaiknya seusai melakukan evaluasi di Piala Presiden. Untungnya, stok pemain asing Persib masih belum lengkap dan legiun impor Asia masih dalam pencarian.

Kedatangan Fabiano Beltrame di jantung pertahanan pasca proses naturalisasinya selesai akan membuat Malisic lebih nyaman. Posisi Lopicic pun dapat digantikan dengan seorang striker untuk menopang N’Douassel. Yang paling penting, Pangeran Biru perlu sesegera mungkin mendatangkan pemain asing Asia untuk mengawal lini tengah.

Lanjut Baca:

Keputusan manajemen Persib mengangkat Radovic sebagai pelatih menggantikan Roberto Mario Carlos Gomez bukan tanpa resiko. Dalam karier kepelatihannya, juru taktik berusia 43 tahun itu hanya pernah sekali menangani klub profesional, yaitu OFK Grbalj di kasta tertinggi Liga Montenegro. Radovic datang dengan ekspektasi tinggi. Minimal, Radovic mampu membawa Persib berjaya seperti di musim lalu sebelum hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menghampiri. Pangeran Biru sempat merajai klasemen Liga 1 2018 hingga lebih dari paruh musim. Selama ditangani Radovic, Persib mengoleksi dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan. Meracik tim dengan target tinggi seperti Persib tidak akan mudah. Tentu, nakhoda berpengalaman yang dibutuhkan Pangeran Biru untuk menghadapi berbagai tekanan dari suporter hingga manajemen. Suara-suara tuntutan dari suporter mulai nyaring terdengar. Bobotoh ingin Radovic mundur. Sayang, Radovic ngotot untuk bertahan. Sejumlah nama pelatih pun dimunculkan untuk menggantikan Radovic. Salah satunya adalah mantan pembesut PSM Makassar, Robert Rene Alberts. Rene punya rekam jejak segudang sebagai pelatih. Dirinya pernah membawa Arema Indonesia menjuarai Liga Indonesia pada 2009/10. Pada musim lalu, Rene nyaris mengantar PSM Makassar menjadi yang terbaik sebelum ditikung Persija Jakarta pada dua pekan terakhir. Jadi, apakah Rene merupakan pilihan yang tepat bagi Persib apabila Radovic dicap gagal?

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya