Liputan6.com, Manchester - Masa depan David de Gea di Manchester United (MU) belum jelas. Padahal, kontrak kiper timnas Spanyoll itu bakal berakhir beberapa bulan lagi dan tidak ada kemajuan dalam negosiasi kontrak baru dengan Setan Merah.
Kebangkitan MU di bawah Ole Gunnar Solskjaer juga tidak banyak mengubah situasi atau meredam spekulasi. Soal kontrak De Gea, Solskjaer merasa tidak berdaya dan menyerahkan semua keputusan kepada manajemen klub dan sang pemain sendiri.
Advertisement
De Gea sudah dianggap sebagai pemain terbaik MU selama beberapa tahun terakhir. Dia sudah memenangkan penghargaan pemain terbaik Setan Merah dalam empat dari lima musim terakhir.
Kehadiran De Gea sangat terasa saat dalam pertandingan liga musim ini melawan rival empat besar Tottenham Hotspur dan Arsenal. Jika De Gea pergi, MU tidak punya banyak waktu untuk mencari penggantinya.
Namun, ada beberapa kiper yang bisa dipertimbangkan untuk menggantikan pemain Spanyol tersebut. Berikut ini daftarnya seperti dilansir Sportskeeda.
Marc-Andre Ter Stegen
Marc-Andre Ter Stegen mungkin adalah pemain yang mendekati De Gea dalam hal kualitas di sepakbola Eropa saat ini. Pemain Jerman itu adalah kiper utama Barcelona selama bertahun-tahun dan pasti bisa menghadapi tekanan di Manchester United. Pemain berusia 26 tahun itu memamerkan aksinya di Copa del Rey melawan Real Madrid, di mana ia membuat empat penyelamatan dan menjaga clean sheet.
Sebuah laporan baru-baru ini menyatakan bahwa Manchester United menyediakan 70 juta pounds untuk mendaratkan kiper Barcelona itu. Meski biaya yang dibutuhkan sangat besar, pemain internasional Jerman itu sudah terbukti dan United tidak akan sia-sia menebusnya.
Ter Stegen sudah menyelesaikan operan secara signifikan lebih banyak daripada De Gea. Dia rata-rata mencatatkan tingkat kesuksesan operan 83,4% musim ini dibandingkan dengan 63,5% milik pemain Spanyol itu. Distribusi bola yang luar biasa dari Ter Stegen bisa membantu United membangun serangan dari belakang.
Keylor Navas
Keylor Navas adalah salah satu kiper underrated alias kurang dihargai kontibusinya di Eropa saat ini. Penggemar Real Madrid menganggapnya sebagai pahlawan karena penampilannya di musim lalu. Dia adalah pemain kunci pada masa kepemimpinan Zinedine Zidane di klub dan membantu Las Blancos memenangkan Liga Champions selama tiga musim berturut-turut.