Menggelapkan Ponsel, Ikut Ujian di Lapas

Lantaran tersangkut kasus kriminal, seorang peserta ujian nasional tingkat SMA di Palembang, Sumsel, terpaksa ujian di Lapas Pakjo. Di Depok, dua pelajar gagal mengikuti ujian karena tertangkap tangan membawa ganja saat menonton konser musik.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 April 2012, 02:51 WIB
Liputan6.com, Palembang: Sendirian dan diawasi sipir Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Anak Pakjo Palembang, Sumatra Selatan, Ridho mengerjakan soal-soal ujian nasional, Selasa (17/4). Ia terpaksa mengerjakan soal-soal ujian di dalam penjara lantaran dituduh menggelapkan telepon seluler temannya. Sambil menunggu sidang di Pengadilan Negeri Palembang, siswa sekolah menengah  atas yang berstatus tahanan kejaksaan ini dititipkan di Lapas Pakjo.

Sementara nasib Azhar tidak lebih baik dibanding Ridho. Di saat teman-temannya sibuk mengikuti ujian nasional, ia hanya bisa menyesali perbuatannya. Bersama seorang temannya, Azhar harus mendekam di sel tahanan Markas Polsek Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, karena tertangkap tangan membawa ganja saat menonton konser musik beberapa waktu lalu.

Polisi sudah berusaha melakukan mediasi kepada pihak sekolah dan orangtua agar Azhar dapat mengikuti ujian nasional. Namun, orangtua Azhar pasrah. Mereka menghendaki Azhar melanjutkan sekolah setelah bebas kelak.(BOG)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya