Liputan6.com, Roma: Paus Benediktus XVI genap berusia 85 tahun pada 16 April 2012. Ia pun merayakan misa pagi pribadi di Vatikan, serta berkunjung ke tempat kelahirannya di Bavaria, Jerman.
Seperti dilansir Reuters, Senin (16/4), Benediktus kini menjadi salah satu paus tertua dalam sejarah. Pada Kamis mendatang, ia dijadwalkan menghadiri perayaan ketujuh dari pemilihannya sebagai penerus John Paul II yang sangat ternama. Kabarnya, ia akan merayakan kedua acara tersebut di perusahaan kakaknya, Georg, yang juga seorang pemuka agama bersama orang-orang terdekatnya.
Ketika acara misa berlangsung, Kardinal Angelo Sodano, pun turut mendoakan Paus atas jasa, energi dan kekuatannya. "Pada hari ulang tahun Anda, kami ingin berterima kasih untuk kekuatan yang selalu menempatkan dalam menyelesaikan misi cinta Anda " kata Sodano.
Benediktus pun membalas doa tersebut dengan berterima kasih kepada semua orang yang membantunya melewati masa kepemimpinannya sebagai Paus, selama tiga puluh tahun di Vatikan. Mulai dari menjabat sebagai anggota Roman Curia, kemudian menjadi Paus. Tak lupa ia pun mengucapkan terima kasih kepada Sadano.
"Pada akhirnya, saya mengucapkan terima kasih yang tulus atas doa-doa Anda, persahabatan, persaudaraan dan kerja sama Anda selama bertahun-tahun," kata Paus.
"Terima kasih banyak kepada semua pihak yang membantu saya selama tiga puluh tahun saya berada di Roma, yang telah membantu saya dalam menjalankan tugas saya. Terima kasih. Amin," tutup Paus.
Radio Vatikan melaporkan bahwa sebelumnya Paus berbicara dalam bahasa Jerman, dan begitu memperhatikan akhir perjalanan hidupnya yang tak tahu apa selanjutnya.
Meski Paus Benediktus tidak tampil di depan publik pada Senin, tapi para wisatawan dan peziarah yang mengetahu hari lahir Paus berdatangan mengunjungi Lapangan Santo Petrus untuk melihat kondisi kesehatannya saat ini. Karena sejak tahun lalu, Benediktus telah mulai menggunakan kursi roda ketika menuju altar Basilika Santo Petrus.
"Saya doakan ia agar diberikan keberanian dan keberkatan, karena misinya di dunia ini sangat lembut dan sangat sulit " kata Elias Daw, seorang imam dari Nazaret.
"Saya mendoakan Paus mendapatkan kebahagiaan, bahwa ia mungkin dapat melihat banyak ulang tahunnya nanti. Ya, dia semakin tua, mungkin sedikit lelah. Tapi ini normal, ia telah bertahun-tahun bertugas" kata Miriam Aguilar, seorang turis asal Spanyol.
Selain itu sekelompok pemuda Jerman juga dilaporkan berdiri di depan Santo Petrus Square, dan menyanyikan Happy Birthday untuk Paus.
Pihak Vatikan mengatakan bahwa Paus saat ini mengurangi gerak dengan menggunakan kursi roda, agar terhindar kelelahan dan ada masalah kesehatan yang serius. Meski kerabat Benediktus mengabarkan dirinya sempat mengalami serangan stroke ringan sebanyak dua kali sebelum pemilihannya pada 2005, serta menderita tekanan darah tinggi dan arthritis.
Meski demikian pihak Vatikan telah mengumumkan bahwa Paus akan berkunjung ke Libanon pada September nanti, dan mungkin akan mengunjungi Brasil pada 2013 mendatang.
Benediktus tercatat berusia lebih tua dari John Paul ketika ia meninggal pada 2005. Saat ini ia pun merupakan pemuka agama ternama dan tertua sejak Paus Leo XIII, yang meninggal di usia 93 pada 1903 yang menjabat sebagai Paus selama 25 tahun.(TNT/ANS)
Seperti dilansir Reuters, Senin (16/4), Benediktus kini menjadi salah satu paus tertua dalam sejarah. Pada Kamis mendatang, ia dijadwalkan menghadiri perayaan ketujuh dari pemilihannya sebagai penerus John Paul II yang sangat ternama. Kabarnya, ia akan merayakan kedua acara tersebut di perusahaan kakaknya, Georg, yang juga seorang pemuka agama bersama orang-orang terdekatnya.
Ketika acara misa berlangsung, Kardinal Angelo Sodano, pun turut mendoakan Paus atas jasa, energi dan kekuatannya. "Pada hari ulang tahun Anda, kami ingin berterima kasih untuk kekuatan yang selalu menempatkan dalam menyelesaikan misi cinta Anda " kata Sodano.
Benediktus pun membalas doa tersebut dengan berterima kasih kepada semua orang yang membantunya melewati masa kepemimpinannya sebagai Paus, selama tiga puluh tahun di Vatikan. Mulai dari menjabat sebagai anggota Roman Curia, kemudian menjadi Paus. Tak lupa ia pun mengucapkan terima kasih kepada Sadano.
"Pada akhirnya, saya mengucapkan terima kasih yang tulus atas doa-doa Anda, persahabatan, persaudaraan dan kerja sama Anda selama bertahun-tahun," kata Paus.
"Terima kasih banyak kepada semua pihak yang membantu saya selama tiga puluh tahun saya berada di Roma, yang telah membantu saya dalam menjalankan tugas saya. Terima kasih. Amin," tutup Paus.
Radio Vatikan melaporkan bahwa sebelumnya Paus berbicara dalam bahasa Jerman, dan begitu memperhatikan akhir perjalanan hidupnya yang tak tahu apa selanjutnya.
Meski Paus Benediktus tidak tampil di depan publik pada Senin, tapi para wisatawan dan peziarah yang mengetahu hari lahir Paus berdatangan mengunjungi Lapangan Santo Petrus untuk melihat kondisi kesehatannya saat ini. Karena sejak tahun lalu, Benediktus telah mulai menggunakan kursi roda ketika menuju altar Basilika Santo Petrus.
"Saya doakan ia agar diberikan keberanian dan keberkatan, karena misinya di dunia ini sangat lembut dan sangat sulit " kata Elias Daw, seorang imam dari Nazaret.
"Saya mendoakan Paus mendapatkan kebahagiaan, bahwa ia mungkin dapat melihat banyak ulang tahunnya nanti. Ya, dia semakin tua, mungkin sedikit lelah. Tapi ini normal, ia telah bertahun-tahun bertugas" kata Miriam Aguilar, seorang turis asal Spanyol.
Selain itu sekelompok pemuda Jerman juga dilaporkan berdiri di depan Santo Petrus Square, dan menyanyikan Happy Birthday untuk Paus.
Pihak Vatikan mengatakan bahwa Paus saat ini mengurangi gerak dengan menggunakan kursi roda, agar terhindar kelelahan dan ada masalah kesehatan yang serius. Meski kerabat Benediktus mengabarkan dirinya sempat mengalami serangan stroke ringan sebanyak dua kali sebelum pemilihannya pada 2005, serta menderita tekanan darah tinggi dan arthritis.
Meski demikian pihak Vatikan telah mengumumkan bahwa Paus akan berkunjung ke Libanon pada September nanti, dan mungkin akan mengunjungi Brasil pada 2013 mendatang.
Benediktus tercatat berusia lebih tua dari John Paul ketika ia meninggal pada 2005. Saat ini ia pun merupakan pemuka agama ternama dan tertua sejak Paus Leo XIII, yang meninggal di usia 93 pada 1903 yang menjabat sebagai Paus selama 25 tahun.(TNT/ANS)