Wakil Ketum PSSI Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola

Mengapa Joko Driyono tidak menghadiri panggilan Satgas Antimafia Bola?

oleh Nafiysul Qodar diperbarui 17 Jan 2019, 18:50 WIB
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono menyampaikan hasil pertemuan dengan perwakilan FIFA di Jakarta, Jumat (10/2). Pertemuan membahas National Dispute Resolution Chamber atau penyelesaian sengketa pemain profesional. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, belum bisa memenuhi panggilan Satgas Antimafia Bola, Jumat (18/1/2019). Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Joko mangkir karena masih memiliki kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan. 

Rencananya, selain Joko, Satgas juga memanggil Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Papat Yunisial. "Minta mundur hari Kamis 24 Januari pekan depan," kata Dedi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (17/1/2019).

Dedi mengatakan akan meminta keterangan dari para petinggi PSSI termasuk Joko, terkait mekanisme penyelenggaraan pertandingan dan aliran anggaran kompetisi.

"Perkembangan pekan ini targetnya untuk Satgas memeriksa beberapa pejabat struktural di PSSI. Semua dimintai keterangan. Ada dua poin penting yang akan digali, yaitu menyangkut masalah regulasi pengaturan jadwal pertandingan dan penunjukan wasit," tutur Dedi.

"Kemudian yang kedua adalah masalah beberapa dugaan penyimpangan anggaran dalam penyelenggaraan liga. Nanti ada dua sisi berbeda. Ada menyangkut anggaran liga, ada kaitan match fixing, yang sudah terindikasi itu Liga 2," ujar Dedi.

Sebelum Joko Driyono, Ratu Tisha telah diperiksa tim Satgas Antimafia Bola di Gedung Ditreskrimun Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabut (16/1/2019). Sekertaris Jenderal PSSI itu dimintai keterangan soal kasus dugaan pengaturan skor di kompetisi Indonesia.

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini: 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya