Liputan6.com, Jakarta Awal tahun baru biasanya jadi masa yang sibuk bagi klub-klub di Eropa. Berbarengan dengan datangnya musim dingin ini, sejumlah klub mendapat kesempatan untuk menjual atau membeli [bursa transfer] pemain baru guna menambah kekuatan tim.
Periode Januari 2019 ini disebut bursa transfer musim dingin. Di Liga Inggris, bursa transfer mulai dibuka pada 1 Januari 2019 dan berakhir di Februari.
Advertisement
Di Liga Prancis dan Jerman, bursa transfer musim dingin dibuka pada 1-31 Januari 2019 waktu setempat. Sedangkan, Spanyol baru dimulai pada 2 Januari 2019. Sementara, batas waktu di Liga Italia sangat singkat, yaitu 3-18 Januari 2019.
Sebelum secara resmi dibuka, pergerakan setiap klub mencari pemain baru sebenarnya jauh-jauh hari sudah ramai dibicarakan, meski ada yang sebatas rumor. Ini biasanya dilakukan untuk memboyong pemain-pemain bintang agar tidak direbut klub lain.
Kebutuhan sebuah tim di bursa transfer tentunya disesuaikan dengan keperluan utamanya, yakni menambah kekuatan. Tak jarang dana dalam jumlah besar kerap dirogoh cukup dalam agar bisa mendapatkan pemain baru yang diinginkan.
Dampak Ronaldo
Real Madrid, misalnya. Mereka perlu pemain anyar karena ditinggalkan bintang sebelumnya Cristiano Ronaldo, yang hijrah ke klub Italia.
Skuat asuhan Santiago Solari ini, mulai merasakan dampaknya setelah ditinggal Ronaldo. Karenanya, mereka terus berupaya mencari bintang lain yang juga berkualitas.
Real Madrid tidak melakukan belanja besar di musim panas. Kedatangan Mariano Diaz, Vinicius Jr. dan Alvaro Odriozola tidak mampu mengisi lubang besar yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo.
Pemain-pemain seperti Isco, Luka Modric, dan Gareth Bale kurang tampil maksimal dan beban mencetak gol yang hanya dibebankan kepada Karim Benzema.
Kemudian, setelah hubungan antara Isco dan Solari dikabarkan merenggang, Real Madrid mungkin akan masuk bursa transfer untuk mendatangkan gelandang bertahan dan pencetak gol. Dan, nama Brahim Diaz sudah dikaitkan dengan Los Blancos dan bisa memicu kedatangan pemain lainnya di bursa transfer musim dingin.
Striker Berkualitas
Kebutuhan yang sama juga dirasakan AC Milan. Lini depan merupakan salah satu titik lemah AC Milan di musim 2018-2019. Akibat kurang tajam, I Rossoneri masih terpental dari empat besar klasemen Liga Italia Serie A.