4 Sisi Lain Ole Gunnar Solskjaer: Pernah Tantang Ferguson

Ole Gunnar Solskjaer telah resmi ditunjuk sebagai manajer MU untuk sementara waktu.

oleh Cakrayuri NuralamDiterbitkan 20 Desember 2018, 13:00 WIB
Ole Gunnar Solskjaer bersama maskot Manchester United. (AFP/Andrew Yates)

Liputan6.com, Manchester - Ole Gunnar Solskjaer telah ditunjuk sebagai pelatih carataker Manchester United (MU). Pria asal Norwegia itu menggantikan Jose Mourinho.

Solskjaer bukanlah nama baru dalam sejarah Setan Merah, julukan MU. Dia pernah memperkuat MU pada 1996 hingga 2007 dengan mencetak 126 gol dari 366 pertandingan di semua kompetisi.

Pria berusia 45 tahun itu mengakhiri kariernya bersama MU pada 2007. Ole Gunnar Solskjaer memutuskan gantung sepatu karena cedera yang berkepanjangan,

Pada tahun 2010 diangkat sebagai pelatih klub Norwegia Molde. Dia membawa Molde menjuarai Liga Norwegia untuk pertama kali.

Dia dianggap sebagai "super sub" kakrena selalu datang dari bangku pengganti untuk mencetak gol terlambat. Momen Solskjaer di sepak bola datang di injury time dari Final Liga Champions UEFA 1999, dia mencetak gol kemenangan di menit terakhir melawan Bayern Munchen, menyelesaikan comeback luar biasa dan memenangkan The Treble untuk Setan Merah.

Lihat fakta menarik lainnya mengenai Ole Gunnar Solskjaer, pelatih carataker MU, di halaman berikut.


Menentang Ferguson

Ole Gunnar Solskjaer bersama Sir Alex Ferguson. (AFP/Andrew Yates)

Solskjaer merupakan pemain yang paling berani menentang keputusan Sir Alex Ferguson. Kisah ini terjadi pada April 2000.

Ferguson sedang mempersiapkan skuat untuk menghadapi Tottenham Hotspur. Kala itu, MU punya empat striker yang sama hebatnya, yakni Andy Cole, Dwight Yorke, Ole Solskjaer, dan Teddy Sheringham.

Dengan pertimbangan rotasi, Ferguson memutuskan untuk mengirim Solskjaer ke bangku cadangan, karena sudah berada bermain di bangku cadangan. Alhasil, Ferguson memilih Yorke dan Sheringham sebagai starter di lini depan.

"Aku akan memasang Yorke dan Sheringham, siapa di antara kalian yang tidak setuju, bicaralah," kata Fergie, sapaan Ferguson ketika itu.

Semua pemain MU mengangguk, tak ada berani yang melawan keputusan Ferguson. Namun hal itu tak berarti bagi Solskjaer.

Ketika semua pemain pergi, Solskjaer menghampiri Ferguson dan menentang keputusan sang Bos. "Aku tak bisa menerimanya, Bos. Kau sempat menantangku, apakah aku bisa bermain sesering mungkin, Ini waktunya membuktikan."

Lanjut Baca:

"Terakhir aku bermain bagus dan mencetak gol, meski hanya mendapat waktu istirahat satu hari. Kau lihat aku bisa bermain dua kali dalam tiga hari," kata Solskjaer. Melihat keberanian Solskjaer, Ferguson mengubah keputusannya. Manajer asal Skotlandia itu mengirim Sheringham ke bangku cadangan. "Ole yang akan main, maaf," kata Fergie kepada Sheringham.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya