Liputan6.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyindir lembaga survei yang kerap mengeluarkan hasil penelitiannya mengenai persepsi dan keterpilihan partai oleh responden. Bagi Anas, survei bukanlah hasil pemilu. Begitupun sebaliknya, pemilu bukanlah hasil survei.
Selain itu, hasil survei setiap lembaga juga cenderung menurunkan suara keterpilihan partai tertentu. Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam ini pun tak terlalu menghiraukan hasilnya. "Kalau dulu hasil survei dikeluarkan sekitar enam bulan sekali. Sekarang dalam tiga bulan bisa mengeluarkan beberapa hasil penelitian," kata Anas di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/3).
Pekan lalu, Lembaga Survei Indonesia mengeluarkan hasil suvei keterpilihan bila pemilu dilakukan pada Maret 2012, maka Partai Demokrat hanya menduduki urutan ketiga di bawah Golkar dan PDI Perjuangan. Perolehan suara yang diraih Golkar adalah sebesar 17,7 persen lalu PDI Perjuangan 13,6 persen, dan Partai Demokrat 13,4 persen [baca: Golkar Unggul di Survei].
Kendati demikian, Anas hanya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada lembaga survei tersebut. "Melalui survei itu kita jadi tahu suhu persepsi dan keterpilihan suara kepada partai," ujarnya.(ADI/BOG)
Selain itu, hasil survei setiap lembaga juga cenderung menurunkan suara keterpilihan partai tertentu. Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam ini pun tak terlalu menghiraukan hasilnya. "Kalau dulu hasil survei dikeluarkan sekitar enam bulan sekali. Sekarang dalam tiga bulan bisa mengeluarkan beberapa hasil penelitian," kata Anas di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/3).
Pekan lalu, Lembaga Survei Indonesia mengeluarkan hasil suvei keterpilihan bila pemilu dilakukan pada Maret 2012, maka Partai Demokrat hanya menduduki urutan ketiga di bawah Golkar dan PDI Perjuangan. Perolehan suara yang diraih Golkar adalah sebesar 17,7 persen lalu PDI Perjuangan 13,6 persen, dan Partai Demokrat 13,4 persen [baca: Golkar Unggul di Survei].
Kendati demikian, Anas hanya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada lembaga survei tersebut. "Melalui survei itu kita jadi tahu suhu persepsi dan keterpilihan suara kepada partai," ujarnya.(ADI/BOG)