Liputan6.com, Jakarta: Jenderal (Purnawirawan) Dibyo Widodo dikabarkan meninggal di Singapura, Kamis (15/3) pukul 13.10 waktu setempat. Almarhum yang pernah menjabat sebagai Kapolri pada 1996-1998 ini meninggal akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.
Dibyo akan segera disemayamkan di rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sementara Mabes Polri hingga kini belum memberikan pengumuman dimana Dibyo akan dimakamkan setelah dipulangkan ke Tanah Air.
Pria Kelahiran Purwokerto 65 tahun silam tersebut merupakan orang ke-13 yang pernah menjabat sebagai Kapolri. Sebelum menjadi Kapolri, Dibyo sempat menjadi Kapolda Metro Jaya. Dibyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1968.
Kala menjabat sebagai Kapolri, Dibyo membentuk Unit Reaksi Cepat atau URC dan mengembangkan Kepolisian Daerah dari 17 Polda menjadi 27 Polda agar setiap provinsi didukung Polda masing-masing. Selain itu, ia juga meningkatkan kualitas SDM personel Polri melalui berbagai pelatihan.(BOG)
Dibyo akan segera disemayamkan di rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sementara Mabes Polri hingga kini belum memberikan pengumuman dimana Dibyo akan dimakamkan setelah dipulangkan ke Tanah Air.
Pria Kelahiran Purwokerto 65 tahun silam tersebut merupakan orang ke-13 yang pernah menjabat sebagai Kapolri. Sebelum menjadi Kapolri, Dibyo sempat menjadi Kapolda Metro Jaya. Dibyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1968.
Kala menjabat sebagai Kapolri, Dibyo membentuk Unit Reaksi Cepat atau URC dan mengembangkan Kepolisian Daerah dari 17 Polda menjadi 27 Polda agar setiap provinsi didukung Polda masing-masing. Selain itu, ia juga meningkatkan kualitas SDM personel Polri melalui berbagai pelatihan.(BOG)