Liputan6.com, Bogor: Isah, salah satu korban kecelakaan maut di Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/2) pagi dimakamkan pihak keluarga. Duka mendalam dirasakan keluarga dan kerabat Isah di Desa Cikopo, Cisarua. Suami, anak, dan kerabat semua menitikkan air mata di sisi jasad yang terbujur kaku.
Isah adalah penjaga warung bakso Ojolali yang turut menjadi korban saat bus Karunia Bhakti melaju tak terkendali dan menabrak warungnya. Pagi kemarin, Isah yang mengeluh sakit sebenarnya sudah diminta Legimin suaminya untuk izin tidak masuk bekerja. Legimin tak menduga pertemuan Jumat pagi itu menjadi yang terakhir dengan istri tercinta.
Setelah disemayamkan, pagi tadi jasad Isah dimakamkan di tanah wakaf keluarga sekitar sepuluh meter dari rumahnya [baca: Korban Tewas di Cisarua Jadi 14 Orang].(ADO)
Isah adalah penjaga warung bakso Ojolali yang turut menjadi korban saat bus Karunia Bhakti melaju tak terkendali dan menabrak warungnya. Pagi kemarin, Isah yang mengeluh sakit sebenarnya sudah diminta Legimin suaminya untuk izin tidak masuk bekerja. Legimin tak menduga pertemuan Jumat pagi itu menjadi yang terakhir dengan istri tercinta.
Setelah disemayamkan, pagi tadi jasad Isah dimakamkan di tanah wakaf keluarga sekitar sepuluh meter dari rumahnya [baca: Korban Tewas di Cisarua Jadi 14 Orang].(ADO)