Kini Giliran "The Simpson" Dilarang di Iran

Setelah boneka Barbie, kini pemerintah Iran melarang beredarnya boneka kartun The Simpson. Pemerintah akan memboikot sejumlah barang milik barat yang dapat berdampak buruk bagi generasi Iran.

oleh Liputan6Diterbitkan 07 Februari 2012, 14:35 WIB
Liputan6.com, Teheran: Pemerintah Iran sepertinya ingin membuang jauh-jauh budaya barat. Belum lama berselang di negara itu beredar pelarangan boneka Barbie. Kini Pemerintah Iran melarang beredarnya boneka kartun The Simpson [baca: Penjualan Boneka Barbie Dilarang di Iran].

Sekretaris Dewan Kebijakan Litbang Intelektual Anak-Anak, Mohammad Hossein Farjoo mengemukakan, ditengah sanksi nuklir yang sedang dikenakan terhadap Iran, pemerintah akan memboikot sejumlah barang milik barat yang dapat berdampak buruk bagi generasi Iran. Untuk itu, ia menetapkan kebijakan untuk meniadakan distribusi dan penjualan The Simpson.

"Boneka The Simpson dapat merusak moral pemuda Iran. Kami tidak mau mempromosikan The Simpson dengan mengimpor mainan-mainan ini". ujar Farjoo, seperti dilansir Reuters, Selasa (7/2).

Setelah adanya kebijakan tersebut, para penjual mainan mengaku merasa dirugikan. Mereka pun memilih untuk meniadakan mainan-mainan bernuansa barat tersebut.

Adapun larangan pemerintah tersebut atas dasar ditampilkannya lekuk tubuh dewasa yang dianggap tidak sopan. Namun, menurut sumber, alasan itu tidak jelas lantaran boneka The Simpson tidak mengandung unsur anatomi yang buruk bagi anak-anak.

Sementara, boneka tokoh asal barat lainnya, seperti Superman dan Spiderman tidak dilarang di Iran. Hal ini lantaran kedua karakter super hero tersebut merupakan karakter pembela kebenaran dan penyelamat warga yang tertindas.(IAN/RZK)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya