Liputan6.com, Tokyo: Di tengah persaingan penjualan barang-barang elektronik yang kian ketat, Hitachi menghentikan produksi televisinya di pabrik perakitan televisi di Prefektur Gifu, Jepang tengah, akhir September mendatang. Hal ini, seperti dilansir laman NHK, Senin (23/1), lantaran Hitachi kalah bersaing dengan perusahaan elektronik lain.
Pabrik itu akan beralih menjadi pabrik yang memproduksi proyektor LCD dan produk-produk sejenisnya. Sehingga, semua pekerja pabrik yang berjumlah sekitar 250 orang tetap bisa mendapatkan lapangan pekerjaan.
Dalam enam tahun terakhir, penjualan Hitachi mengalami penurunan drastis. Menguatnya mata uang Yen juga membuat produsen televisi di Jepang itu juga mengalami krisis.
Rencananya, Hitachi akan mengalihkan produksinya dan bekerja sama dengan perusahaan elektronik di Taiwan. Meskipun demikian, perusahaan tersebut tetap akan menjual produknya dengan menggunakan merk Hitachi.(NHK/SHA)
Pabrik itu akan beralih menjadi pabrik yang memproduksi proyektor LCD dan produk-produk sejenisnya. Sehingga, semua pekerja pabrik yang berjumlah sekitar 250 orang tetap bisa mendapatkan lapangan pekerjaan.
Dalam enam tahun terakhir, penjualan Hitachi mengalami penurunan drastis. Menguatnya mata uang Yen juga membuat produsen televisi di Jepang itu juga mengalami krisis.
Rencananya, Hitachi akan mengalihkan produksinya dan bekerja sama dengan perusahaan elektronik di Taiwan. Meskipun demikian, perusahaan tersebut tetap akan menjual produknya dengan menggunakan merk Hitachi.(NHK/SHA)