TNI Siap Awasi Penggunaan Senjata Api

TNI siap membantu Polri mengawasi penggunaan senjata di berbagai daerah, terutama di kawasan rawan konflik seperti Aceh.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Januari 2012, 21:15 WIB
Liputan6.copm, Jakarta: Menanggapi lemahnya pengawasan penggunaan senjata di sejumlah daerah konflik, Panglima TNI Jenderal Agus Suhartono menyatakan siap membantu Polri. "Kita akan mengawasi untuk mengeliminir kegiatan-kegiatan yang menggunakan senjata," ujar Agus saat ditemui di Gedung Kemenpolhukam, Jakarta, Senin (9/1).
 
Upaya eliminasi di antaranya melalui pencegahan dini, peringatan dini, dan berbagai kegiatan lain terkait senjata api. Kendati begitu, Agus tidak setuju apabila ada audit senjata milik TNI. "Kami selalu melakukan pengawasan gudang senjata. Jadi untuk TNI saya kira tidak. Tapi kita ketahui bahwa ada peredaran senjata yang dimiliki kelompok-kelompok tertentu di luar. Itu memang harus kita waspadai," tandasnya.
 
Agus menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui apakah konflik di Aceh berkaitan dengan kepentingan pilkada. Untuk sementara ini TNI masih mengikuti penyelidikan Polri. "Kita akan mengikuti hasil penyelidikan Polri bahwa itu kriminal murni. Kita akan ikuti dulu," papar Agus.
 
Lebih lanjut Agus berharap, semua senjata yang disita di Aceh, setelah perjanjian Helsinki, dapat diserahkan untuk kemudian dimusnahkan. "Tapi kita tidak tahu persis bahwa senjata itu masih beredar atau tidak. Namun pada kenyataanya kita masih menghadapi senjata-senjata di luar," tegasnya Agus, yang meyakini bahwa Gerakan Aceh Merdeka sudah tidak ada.(WIL/ADO)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya