Talud Kali Ambrol, Rumah Warga Terancam Longsor

Sejumlah rumah warga di tepi Sungai Marmoyo, Jombang, Jatim, terancam longsor. Akibat ambrolnya tanggul, di Majene, Sulbar, ratusan rumah warga terendam banjir air pasang laut atau rob.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Januari 2012, 12:18 WIB
Liputan6.com, Jombang: Curah hujan yang tinggi mengakibatkan tiga rumah di bantaran Sungai Marmoyo, Jombang, Jawa Timur, terancam longsor. Ini akibat ambrolnya talud atau plengsengan di tepi sungai sepanjang 50 meter. Akibatnya, warga merasa resah dan takut apalagi ketika hujan deras turun pada malam hari.

Tak hanya talud, pantauan SCTV Senin (9/1), hujan yang terus turun juga mengakibatkan tanggul Sungai Brantas di sepanjang Kecamatan Plandaan terancam ambrol. Sejak sepekan ini tim Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Jombang terus memantau kondisi tanggul. Menurut Nurul Huda, Kepala Tim Badan Penanggulangan Bencana, di Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, sedikitnya ada tiga titik rawan ambrol.

Di Majene, Sulawesi Barat, ratusan rumah warga di Kecamatan Banggae, terendam banjir rob atau banjir air pasang laut sejak sepekan terakhir. Rusaknya tanggul penahan ombak di pesisir pantai membuat wilayah ini menjadi langganan banjir.

Bagi warga tak ada pilihan lain selain tetap bertahan di permukiman meski banjir terus merendam. Itu karena untuk pindah rumah mereka tak mempunyai tempat lain. Warga berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul yang rusak di sepanjang pantai Totoli agar hantaman gelombang dan banjir rob tidak langsung mengenai rumah warga/(IAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya