5 Pembelian Terburuk Jose Mourinho di Bursa Transfer

Tidak selamanya pemain yang didatangkan Jose Mourinho mendulang sukses.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 14 November 2018, 20:00 WIB
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, bersikap arogan usai mengalahkan Juventus usai laga Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Rabu (7/11), Juventus kalah 1-2 atas MU. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho sempat disebut-sebut sebagai salah satu manajer paling sukses di dunia. Pria dengan julukan The Special One ini mampu meraih puluhan trofi dalam sepanjang kariernya.

Pada musim panas 2016, Jose Mourinho diangkat menjadi manajer Manchester United (MU). Pria asal Portugal itu mengambil alih tugas kepemimpinan dari tangan Louis van Gaal.

Selama memimpin klub, Mourinho tidak segan mengeluarkan banyak uang di bursa transfer. Banyak pemain hebat yang menemukan kesuksesan di bawah asuhan Mourinho.

Namun, tidak semua rekrutan Mourinho punya nasib yang bagus. Tidak sedikit yang gagal memenuhi ekspektasi setelah menjadi anak buah mantan manajer Chelsea tersebut.

Berikut ini lima pembelian gagal Jose Mourinho seperti dilansir Sportskeeda.


Radamel Falcao

7. Radamel Falcao – Dipinjam dari Manchester United dengan harapan mampu memberikan penampilan terbaiknya bersama Chelsea. Namun striker andalan timnas Kolombia ini gagal menunjukan ketajamannya sehingga sering dibangku cadangkan. (AFP/Glyn Kirk)

Setelah gagal di Manchester United, Mourinho meyakinkan Falcao untuk bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2015 dengan status pinjaman. Falcao bersedia memangkas gajinya untuk membuktikan dirinya di Chelsea.

Mourinho merasa sangat yakin bisa mengembalikan penampilan terbaik Falcao di Stamford Bridge. Atas dasar itu, banyak yang percaya kalau Falcao akan berkembang di bawah Mourinho.

Cedera dan performa buruk membuat Falcao hanya tampil sebanyak 12 kali dan cuma mencetak satu gol untuk Chelsea di semua ajang kompetisi. Setelah itu, ia kembali ke AS Monaco dan menjadi salah satu striker yang paling ditakuti di Ligue 1.


Nuri Sahin

Gelandang Borussia Dortmund, Nuri Sahin. (AFP/Patrik Stollarz)

Nuri Sahin menunjukkan performa yang sangat mengesankan bersama Borussia Dortmund pada musim 2010/2011. Hal itu membuat Real Madrid kepincut untuk mendatangkan pemain Turki tersebut.

Setahun setelah Mourinho mengambil alih Madrid, ia mendatangkan Sahin hanya dengan biaya sembilan juta pounds. Sahin diharapkan bisa masuk ke tim utama dan menambah kualitas di lini tengah Los Blancos.

Namun, Sahin justru kesulitan membuat dampak di tim utama. Dia hanya membuat sepuluh penampilan, mencetak satu gol, dan mengemas satu assist selama satu tahun bermain untuk Madrid. Pada akhir musim, dia dipinjamkan ke Liverpool. Sahin saat ini bermain untuk tim Jerman, Werder Bremen.

Lanjut Baca:

Setelah tampil mengesankan untuk Benfica, Coentrao bergabung dengan Real Madrid dengan biaya 21,6 juta pounds. Dia direkrut untuk berbagi tugas dengan Marcelo, tetapi tidak bisa memenuhi ekspekstasi yang diminta oleh Los Blancos. Meski membuat beberapa penampilan dalam dua musim pertamanya untuk Madrid, penampilan Coentrao di bawah Mourinho jauh dari mengesankan. Dia tidak pernah menjadi ancaman buat Marcelo di posisi bek kiri. Selama empat tahun bersama Los Blancos, Coentrao membuat 106 penampilan tetapi tidak pernah menjadi pilihan utama di sana. Dia sempat dipinjamkan ke beberapa klub setelah musim keempatnya dan dia sekarang bermain untuk klub masa kecilnya Rio Ave.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya