4 Selebrasi Jose Mourinho Paling Gila

Jose Mourinho kerap melakukan selebrasi yang memicu kontroversi.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 12 November 2018, 12:55 WIB
Manajer Manchester United (MU) Jose Mourinho bersikap arogan usai mengalahkan Juventus usai laga Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Rabu (7/11), Juventus kalah 1-2 atas MU. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Manchester - Jose Mourinho kembali membuat cerita di Liga Champions. Hal itu dilakukannya setelah Manchester United (MU) mengalahkan Juventus 2-1 pada matchday keempat Grup H Liga Champions di Allianz Stadium, Kamis (8/11/2018) lalu.

Setelah membantu MU membalikkan ketertinggalan, Jose Mourinho masuk ke lapangan setelah pertandingan. Ia menempatkan tangan di belakang telinganya.

Bahasa tubuh tersebut membuat suporter Juventus berteriak lebih kencang. Para pemain Juventus, seperti Leonardo Bonucci, Paulo Dybala, dan Rodrigo Bentancur pun mengkonfrontasi pria berkebangsaan Portugal tersebut.

Jose Mourinho akhirnya dikawal masuk ke kamar ganti. "Saya tidak menghina siapapun di akhir laga. Saya hanya menunjukkan bahasa tubuh kalau saya ingin mendengar mereka lebih keras lagi," ucapnya seperti dilansir Marca.

"Saya mungkin tak seharusnya melakukan itu. Tapi keluarga saya dihina, termasuk keluarga Inter Milan, selama 90 menit laga," tandas Jose Mourinho, yang pernah menangani I Nerazzurri, rival Juventus.


4. Menggoyang Jari di Camp Nou - 2010

Pelatih Inter Milan Jose Mourinho sesaat setelah wasit meniup peluit akhir saat tim asuhannya menyingkirkan Barcelona pada semifinal Liga Champions 2010 di Nou Camp. (AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE)

Inter Milan membuat kejuatan pada 2010 di bawah asuhan Jose Mourinho. Wakil Italia tersebut menyingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions. Skuat racikan Pep Guardiola merupakan juara bertahan.

Inter menaklukkan Barcelona 3-1 di Giuseppe Meazza pada leg pertama. Barcelona berpeluang membalas kekalahan itu saat menjadi tuan rumah leg kedua di Camp Nou.

Namun, Mourinho menerapkan taktik 'parkir bus' di depan gawangnya selama 90 menit. Inter pun hanya kebobolan satu gol dan lolos ke final dengan unggul agregat gol 3-2.

Usai laga, Mourinho berlari ke tengah lapangan sambil menggoyang-goyangkan jarinya. Kiper Barcelona Victor Valdes mencoba untuk menghentikannya, tetapi pria berjuluk Special One itu terus berlari.

Inter akhirnya meriah trofi juara usai mengalahkan Bayern Munchen 2-0 pada laga final.


3. Menunjuk Lambang MU di Old Trafford - 2017

Jose Mourinho menunjuk logo MU usai kemenangan 2-0 atas Chelsea di Old Trafford, Minggu (16/4/2017) (Foto: AFP)

Chelsea mengalahkan Manchester United (MU) 4-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge, Oktober 2016 lalu. Manajer Chelsea Antonio Conte dan para fans merayakan kemenangan itu dengan mengejek Manajer MU Jose Mourinho.

Mourinho kemudian mengingatkan mereka. Ia menegaskan dirinya membantu Chelsea memenangkan tiga gelar Liga Inggris.

Lanjut Baca:

Cerita itu berbeda ketika MU menjamu Chelsea di Old Trafford. MU membalas kekalahan tersebut dengan kemenangan dua gol tanpa balas. Begitu wasit meniup peluit laga berakhir, Mourinho terlihat berjalan ke lapangan dan menunjuk ke arah dada di jaketnya yang merupakan lambang MU. Itu adalah momen yang membanggakan bagi semua pendukung di Old Trafford.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya