Kehilangan Habitat, Kawanan Gajah Masuk Kebun dan Permukiman Warga Aceh

Konflik antara manusia dan kawanan gajah di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, terus terjadi. Gajah tersebut masuk area permukiman warga diduga karena kehilangan habitat.

oleh Maria Flora diperbarui 08 Nov 2018, 10:20 WIB

Fokus, Kabupaten Bener Meriah - Konflik antara gajah dan manusia makin sering terjadi di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, belakangan ini. Sekawanan gajah tersebut kerap turun ke permukiman penduduk untuk mencari makanan, atau sekadar melintas menuju lokasi atau habitatnya yang baru.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (11/8/2018), warga terpaksa menyalakan mercon untuk menghalau sekawanan gajah masuk ke perkampungan.

Letusan mercon selama ini menjadi senjata ampuh sementara untuk mengusir gajah supaya kembali masuk ke hutan.

Warga di Desa Menderek, Singgah Mulo, dan Desa Arul Gading menjadi sasaran lintasan satwa berbelalai panjang ini. Akibatnya, tanaman dan perkebunan milik warga menjadi rusak.

Diduga, habitat tempat mereka tinggal di hutan telah rusak dan terganggu, sehingga memaksa kumpulan gajah tersebut mencari makan ke perkampungan dan perkebunan warga. (Galuh Garmabrata)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya