Liputan6.com, Abdare: Presiden Iran Mohammad Khatami, Selasa (25/6), menyatakan negaranya akan menerima tawaran bantuan kemanusiaan dari Amerika Serikat menyusul gempa yang menewaskan sekitar 229 orang, Sabtu pekan kemarin. Khatami berharap, bantuan tersebut dapat membangkitkan harapan baru buat perbaikan hubungan Iran-AS yang sempat memanas.
Khatami juga menegaskan, bantuan kemanusiaan tak mengenal batasan politis mengingat banyak korban yang harus ditolong. Para korban yang selamat dari gempa bumi ini juga mengaku sangat membutuhkan bantuan dari pihak asing untuk terus bertahan hidup.
Sekadar diketahui, gempa yang menewaskan ratusan orang ini juga menghancurkan hampir semua bangunan milik warga. Akibatnya, hingga saat ini masih banyak warga yang menggunakan tenda sebagai tempat berlindung sementara [baca: Gempa Bumi di Iran Menewaskan 280 Jiwa].(ICH/Jsi)
Khatami juga menegaskan, bantuan kemanusiaan tak mengenal batasan politis mengingat banyak korban yang harus ditolong. Para korban yang selamat dari gempa bumi ini juga mengaku sangat membutuhkan bantuan dari pihak asing untuk terus bertahan hidup.
Sekadar diketahui, gempa yang menewaskan ratusan orang ini juga menghancurkan hampir semua bangunan milik warga. Akibatnya, hingga saat ini masih banyak warga yang menggunakan tenda sebagai tempat berlindung sementara [baca: Gempa Bumi di Iran Menewaskan 280 Jiwa].(ICH/Jsi)