Tanah Longsor di Pariaman, Puluhan Desa Terisolasi

Longsor juga menimbun rumah warga. Beruntung tak ada korban jiwa karena penghuninya sudah meninggalkan rumah saat terjadi hujan deras.

oleh Yusron FahmiDiterbitkan 06 Agustus 2018, 07:55 WIB

Fokus, Padang - Jalan utama yang menghubungkan Kota Pariaman menuju Sungai Geringging lumpuh total akibat tertimbun tanah longsor. Warga bergotong royong menyingkirkan timbunan tanah yang mencapai 1 meter.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Senin (6/8/2018), akibat terputusnya jalur ini, ratusan kendaraan terjebak kemacetan. Sementara itu, puluhan desa terisolasi. Longsor juga menimbun rumah warga. Beruntung tak ada korban jiwa karena penghuninya sudah meninggalkan rumah saat terjadi hujan deras.

Longsor terjadi sabtu malam setelah hujan selama sepekan terakhir. "Hujan sudah berturut-turut sudah seminggu. Karena air sudah tidak bisa tahan lagi, tebing ini hancur dan menghantam rumah saya. Untungnya tidak ada korban dalam lonsgor ini," kata korban longsor Azizulrahman.

Warga menyesalkan lambannya bantuan dari pemerintah kabupaten dan provinsi untuk menyingkirkan material longsor. Warga masih khawatir akan terjadi longsor susulan, karena banyak bukit yang tanahnya labil. Ditambah lagi dengan intensitas hujan yang masih tinggi. (Rio Audhitama Sihombing) 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya