FOTO: Ribet, Ternyata Begini Proses Pembuatan Uang Dolar AS

Produksi mata uang dolar Amerika Serikat (AS) melibatkan banyak langkah khusus seperti perancangan, ukiran, siderografi, pembuatan lempengan, cetak offset, inspeksi dan pengemasan.

oleh Arnaz Sofian diperbarui 22 Jul 2018, 17:15 WIB
Ribet, Ternyata Begini Proses Pembuatan Uang Dolar AS
Produksi mata uang dolar Amerika Serikat (AS) melibatkan banyak langkah khusus seperti perancangan, ukiran, siderografi, pembuatan lempengan, cetak offset, inspeksi dan pengemasan.
Paket uang kertas 20 USD yang baru dicetak diproses untuk dipaketkan di Biro Pengukiran dan Percetakan Departemen Keuangan AS, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/7). Produksi mata uang AS melibatkan banyak langkah khusus. (Eva HAMBACH/AFP)
Pekerja memeriksa pencetakan otomatis di Biro Pengukiran dan Percetakan AS di Washington DC, Jumat (20/7). Pembuatan dolar AS terdiri dari perancangan, ukiran, siderografi, pembuatan lempengan, cetak offset, inspeksi dan pengemasan. (Eva HAMBACH/AFP)
Lembar uang kertas 5 USD berjalan melalui proses pencetakan otomatis di Biro Pengukiran dan Percetakan AS di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/7). (Eva HAMBACH/AFP)
Pekerja menimbang paket lembaran 20 USD yang baru dicetak di Biro Pengukiran dan Percetakan AS, Washington, Amerika Serikat, Jumat (20/7). (Eva HAMBACH/AFP)
Pekerja menimbang paket lembaran 20 USD yang baru dicetak di Biro Pengukiran dan Percetakan AS, Washington, Amerika Serikat, Jumat (20/7). (Eva HAMBACH/AFP)
Pekerja menelaah paket lembaran 5 USD di Biro Pengukiran dan Percetakan AS, Washington, Amerika Serikat, Jumat (20/7). (Eva HAMBACH/AFP)
Pekerja menelaah paket lembaran 5 USD setelah keluar dari mesin cetak di Biro Pengukiran dan Percetakan AS, Washington, Amerika Serikat, Jumat (20/7). (Eva HAMBACH/AFP)
Paket uang kertas 20 USD yang baru dicetak diproses untuk bundling dan pengemasan di Biro Pengukiran dan Percetakan AS, Washington, Amerika Serikat, Jumat (20/7). (Eva HAMBACH/AFP)
Uang yang baru dicetak kemudian dibundel dan dikemas untuk selanjutnya dikirim ke Federal Reserve dari Biro Pengukiran dan Percetakan AS di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/7). (Eva HAMBACH/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya