Pesan KPK Kepada Calon Kepala Daerah dan Pemilih

Ada beberapa kriteria calon kepala daerah yang menurut KPK tidak layak dipilih.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 12 Juni 2018, 10:54 WIB
Wakil Ketua KPK, Saut Sitomorang saat menjadi pembicara Pesta Pendidikan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional di RPTRA Kalijodo, Jakarta, Selasa (2/5). (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat agar lebih bijak menyikapi janji-janji calon kepala daerah yang maju dalam Pilkada 2018. Khususnya, pada janji dalam pemberantasan korupsi.

KPK juga mengingatkan agar para calon kepala daerah berjuang tanpa meninggalkan beban bagi rakyat apabila nantinya terpilih.

"Beban berat itu bisa datang dari janji-janji yang tidak realistis, politik uang, tidak konsisten kata dan perbuatan," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi, Selasa (12/7/2018).

‎Dia berharap masyarakat tidak memilih calon yang nyata-nyata terindikasi memiliki potensi karakter dan integritas yang tersangkut politik uang, dan lainnya. Menurut Saut, memilih pemimpin harus dengan pikiran, hati dan perbandingan yang detail satu calon dengan calon yang lain.

"Memilih pemimpin itu harus dengan pikiran hati dan perbandingan yang detail satu calon dengan calon yg lain. Jangan lihat di permukaan," jelasnya.

"Dan Laporkan kalau ada yang main money politics ke pihak yang kompeten," sambung Saut.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya