Liputan6.com, Jakarta: Pihak keluarga mengakui bahwa pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa tengah, adalah Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Ahmad Yusefa Hayat alias Hayat alias Raharjo. Demikian diungkapkan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Polisi Anton Bachrul Alam dalam jumpa persdi Jakarta, Selasa (27/9).
"Pihak keluarga telah mengakui bahwa itu adalah anaknya," tegas Anton.
Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Ahmad Yusefa Hayat alias Hayat alias Raharjo merupakan warga Jalan Pendesan, Cirebon, Jawa Barat. Berdasarkan akta kelahiran pelaku yang diberikan keluarga, pelaku dilahirkan dengan nama Pino Damayanto di Losari, Kabupaten Cirebon, 18 Oktober 1980. Lantaran sering sakit-sakitan, nama pelaku diganti menjadi Ahmad Urip.(SHA)
"Pihak keluarga telah mengakui bahwa itu adalah anaknya," tegas Anton.
Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Ahmad Yusefa Hayat alias Hayat alias Raharjo merupakan warga Jalan Pendesan, Cirebon, Jawa Barat. Berdasarkan akta kelahiran pelaku yang diberikan keluarga, pelaku dilahirkan dengan nama Pino Damayanto di Losari, Kabupaten Cirebon, 18 Oktober 1980. Lantaran sering sakit-sakitan, nama pelaku diganti menjadi Ahmad Urip.(SHA)