Liputan6.com, Teheran: Timnas Indonesia dipastikan tidak akan diperkuat Muhammad Nasuha menghadapi Iran di Azadi Stadium, Teheran, Jumat (2/9). Inilah laga perdana Timnas di Grup E putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 yang rencanya akan disiarkan langsung SCTV.
Kepastian itu diungkapkan Desy Christina, media ofisial Timnas Indonesia, hari ini. Nasuha absen berhalangan karena akumulasi kartu kuning. Possinya kemungkinan akan diisi Benny Wahyudi yang sudah dipersiapkan sewaktu partai persahabatan melawan Yordania.
Selain bek kiri Persija itu, diperkirakan tidak ada perubahan berarti dari pelatih Wim Rijsbergen. Hanya saja pelatih berkebangsaan Belanda itu masih harus menunggu kondisi dari Ferry Rotinsulu. Kiper Sriwijaya FC itu masih dalam kondisi cedera lutut yang kembali kambuh ketika melawan Yordania.
Banyak pengamat menganggap Ferry saat ini berada dalam kondisi lebih baik ketimbang Markus Horison, kiper kedua Timnas. Apalagi, satu-satunya gol tunggal ketika kalah dari Yordania dianggap sedikit banyak akibat ketidakmampuan Markus dalam membaca arah bola langsung dari sepak pojok.
Indonesia pada pertandingan kandangnya nanti akan mengenakan seragam merah-hijau-hijau. Sedangkan Iran berhak mengenakan seragam kebanggaan mereka yang serba putih. Sementara itu, Iran tidak akan diperkuat dua pemain pilarnya Kharim Ashrifard dan Mejar Zare.(DIM/Goal)
Kepastian itu diungkapkan Desy Christina, media ofisial Timnas Indonesia, hari ini. Nasuha absen berhalangan karena akumulasi kartu kuning. Possinya kemungkinan akan diisi Benny Wahyudi yang sudah dipersiapkan sewaktu partai persahabatan melawan Yordania.
Selain bek kiri Persija itu, diperkirakan tidak ada perubahan berarti dari pelatih Wim Rijsbergen. Hanya saja pelatih berkebangsaan Belanda itu masih harus menunggu kondisi dari Ferry Rotinsulu. Kiper Sriwijaya FC itu masih dalam kondisi cedera lutut yang kembali kambuh ketika melawan Yordania.
Banyak pengamat menganggap Ferry saat ini berada dalam kondisi lebih baik ketimbang Markus Horison, kiper kedua Timnas. Apalagi, satu-satunya gol tunggal ketika kalah dari Yordania dianggap sedikit banyak akibat ketidakmampuan Markus dalam membaca arah bola langsung dari sepak pojok.
Indonesia pada pertandingan kandangnya nanti akan mengenakan seragam merah-hijau-hijau. Sedangkan Iran berhak mengenakan seragam kebanggaan mereka yang serba putih. Sementara itu, Iran tidak akan diperkuat dua pemain pilarnya Kharim Ashrifard dan Mejar Zare.(DIM/Goal)