UNBK di Jambi Tidak Alami Gangguan Server

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi berharap pelaksanaan UNBK hingga tiga hari ke depan dalam kondisi lancar sehingga tidak mempengaruhi konsentrasi siswa.

oleh Liputan6.com diperbarui 23 Apr 2018, 19:34 WIB
Nurlaela Siswi MTs N 2 Kota Cirebon berusaha tetap semangat mengikuti UNBK 2018. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

Liputan6.com, Jambi - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs di Kota Jambi tidak mengalami gangguan pemadaman listrik ataupun gangguan server. Seluruh siswa dapat melaksanakan ujian dengan lancar.

"UNBK di Kota Jambi semua lancar, tidak ada dampak gangguan sebagaimana yang terjadi di daerah lain," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi, Arman di Jambi, Senin (23/4/2018), yang dilansir dari Antara.

Arman berharap pelaksanaan UNBK hingga tiga hari ke depan tetap dalam kondisi lancar sehingga tidak mempengaruhi konsentrasi siswa.

"Pada hari pertama ini seluruh siswa hadir. Hanya satu siswa dari SMPN 6 yang tidak hadir karena sakit. Sedangkan untuk siswa yang tidak hadir dengan alasan tertentu, bisa mengikuti ujian susulan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 25 Kota Jambi, Yulia Betri mengatakan, pelaksanaan UNBK di hari pertama sempat diwarnai server komputer mati sekitar dua menit.

"Saat jam pertama ujian nasional berlangsung, komputer sempat mati sekitar dua menit. Tapi langsung hidup lagi dan tidak mengganggu konsentrasi siswa," ujar Yulia.

Sebanyak 102 sekolah, baik tingkat SMP negeri dan swasta serta MTs negeri dan swasta di Kota Jambi secara total telah menyelenggarakan UNBK 2018. Jumlah peserta mencapai 11.380 siswa.

Dari jumlah tersebut, untuk tingkat SMP negeri dan swasta yang akan menyelenggrakan UNBK sebanyak 67 sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 8.632 peserta. Sedangkan untuk sekolah tingkat MTs negeri dan swasta sebanyak 35 sekolah atau berjumlah 2.748 peserta.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya