Liputan6.com, Austin - Meski dianggap sebagai pembalap terbaik di MotoGP saat ini, Marc Marquez tetap tak bisa lepas dari kontroversi. Kali ini, ia seakan mengibarkan bendera perang kepada pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales.
Padahal, saat ini Marquez masih jadi pembicaraan menyusul apa yang terjadi pada MotoGP Argentina 2018, dua pekan lalu. Senggolannya kepada Valentino Rossi menimbulkan polemik hingga pihak MotoGP menggelar diskusi dengan semua pembalap.
Advertisement
Namun, bukan Marquez namanya jika tak menarik perhatian. Pada sesi kualifikasi MotoGP Austin 2018 di Circuit of the Americas (COTA), Minggu (22/4/2018) dinihari WIB, pembalap asal Spanyol itu melakukan kesalahan yang merugikan Vinales.
Ia menghalangi jalur Vinales yang sedang berjuang mencetak waktu putaran terbaik pada kualifikasi MotoGP Austin. Pada akhirnya, The Baby Alien harus memulai balapan dari posisi keempat meski catatan waktunya lebih baik dari semua pembalap.
Vinales yang berhak menggantikan Marquez untuk merebut pole position tak mau hal itu dibesar-besarkan. Ia tak ingin situasi kembali memanas pasca perseteruan Rossi dan Marquez yang menimbulkan kontroversi sepanjang dua pekan terakhir.
"Saya fokus pada kinerja saya dan mencoba meningkatkan ritme serta gaya balap saya. Saya tak memikirkannya (insiden dengan Marquez). Saya lebih memperhatikan pertanyaan soal bagaimana saya bisa jadi lebih kompetitif saat balapan," ujar Vinales, dilansir Speedweek.
Kans Vinales
Vinales sendiri masih kalah cepat dari Marquez jika tak ada hukuman yang dijatuhkan pihak MotoGP. Dalam sesi kualifikasi, The Baby Alien mencetak waktu 2 menit 03,658 detik. Vinales ada di posisi kedua dengan selisih 0,406 detik.
Terlepas dari hal itu, ini adalah kesempatan bagi Vinales untuk meraih podium pertamanya. Maklum, hasil yang didapat pembalap berusia 23 tahun itu dalam dua balapan awal kurang memuaskan. Ia finis urutan keenam MotoGP Qatar dan kelima MotoGP Argentina.
"Kami telah meningkatkan motor secara signifikan. Saya sangat senang dengan mesin dan juga dengan ritme saya. Tapi kami masih punya banyak ruang untuk perbaikan. Sekarang saya lebih percaya pada motor dan bisa melaju lebih baik," kata Vinales.