Makam Sunan Giri Dipadati Peziarah

Jelang Ramadan, Makam Sunan Giri di Gresik, Jatim, dipadati peziarah yang datang memanjatkan doa di Pendopo Agung Sunan Giri.

oleh Liputan6Diterbitkan 31 Juli 2011, 13:48 WIB
Liputan6.com, Gresik: Jelang Ramadan, Makam Sunan Giri di Gresik, Jawa Timur, dipadati peziarah, Ahad (31/7). Petang nanti, diperkirakan sebagai puncak peziarah berdoa di tempat ini.

Namun, untuk sampai ke makam Sunan Giri, peziarah harus menaiki ratusan anak tangga. Biasanya, jumlah anak tangga yang dihitung peziarah berbeda-beda. Untuk memanjatkan doa di Pendopo Agung Sunan Giri, peziarah tak diminta pungutan biaya.

Sunan Giri adalah salah seorang Wali Songo dan pendiri kerajaan Giri Kedaton yang berkedudukan di Gresik. Sunan Giri memiliki beberapa nama panggilan, yaitu Raden Paku, Prabu Satmata, Sultan Abdul Faqih, Raden Ainul Yaqin, dan Joko Samudra.

Dalam Hikayat Banjar, Sunan Giri merupakan putera dari pasangan Putri Pasai dan putera Raja Bali. Putri Pasai adalah puteri Sultan Pasai yang diambil istri oleh Raja Majapahit. Sebelumnya, pasangan itu telah memperoleh seorang putera. Sunan Giri, saudara seibu dengan putera Raja Majapahit.

Setelah tiga tahun berguru kepada ayahnya di Aceh, Sunan Giri kembali ke Jawa. Ia kemudian mendirikan Pesantren Giri di sebuah perbukitan di Desa Sidomukti, Kebomas. Dalam bahasa Jawa, giri berarti gunung. Sejak itulah, ia dikenal masyarakat dengan sebutan Sunan Giri.

Beberapa karya seni tradisional Jawa yang sering dianggap berhubungkan dengan Sunan Giri, di antaranya permainan-permainan anak seperti jelungan, lir-ilir, dan cublak suweng. Serta beberapa gending (lagu instrumental Jawa), seperti Asmaradana dan Pucung.(ASW/SHA)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya