Liputan6.com, Yangon - Bali United pulang dari markas Yangon United dengan tangan hampa. Serdadu Tridatu gagal memetik angka setelah kalah 2-3 pada matchday kelima Grup G AFC Cup 2018 di Thuwunna YTC Stadium, Rabu (11/4/2018).
Pemain Yangon Emmanuel Ikhechukwu jadi alasan keterpurukan Bali United. Penyerang asal Nigeria itu menyumbang dua dari tiga gol anak asuh Myo Min Tun. Akibatnya, peluang Bali United melaju ke fase knock-out semakin kecil.
Advertisement
Saat ini Bali United memang masih menempati urutan kedua klasemen Grup G. Namun, selisih mereka dengan Yangon kini terpaut tujuh poin. Dan mereka juga terancam tergusur karena Global dan FLC Thanh Hoa baru akan bermain sore ini. Kedua klub itu sama-sama mengoleksi empat poin, hanya tertinggal satu poin dari Bali United.
Laga belum genap berjalan dua menit, Yangon sudah langsung memberikan ancaman kepada Bali United. Yan Lin Aung melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang masih melenceng di sisi kiri gawang tim tamu.
Di menit kelima, Bali United mendapat hadiah tendangan bebas. Namun, tak ada pemain yang mampu menyambut sepak pojok Fadil Sausu. Dua menit kemudian, Bali United punya kans lewat tendangan bebas. Kali ini, eksekusi Irfan Bachdim hanya menghasilkan sepak pojok usai mengenai pemain Yangon.
Peluang emas didapat Yangon di menit kedelapan. Maung Maung Lwin mendapatkan umpan di dalam kotak penalti dan berdiri dengan bebas. Ironisnya, tendangan kerasnya hanya mengarahkan bola ke sisi kanan jaring gawang Made Wardhana.
3 Gol di Babak I
Di menit ke-11, tim besutan Widodo Cahyono Putro itu sukses membuka keunggulan. Gol tim Serdadu Tridatu itu dicetak Ilija Spasojevic usai meneruskan bola umpan Ricky Fajrin dengan sundulan. Sebelumnya, Fajrin lebih dulu mengecoh Kekere Moukailo sebelum mengirimkan umpan.
Usai kebobolan, tuan rumah mencoba untuk meningkatkan tempo serangan. Mereka mendapat peluang lewat skema sepak pojok di menit ke-21. Tapi, mereka masih belum menemukan celah di antara pertahanan Bali United.