Biawak Bunga Tanjung Memiliki Ekor Terpanjang

Biawak Bunga Tanjung adalah biawak yang memiliki ekor terpanjang di dunia, sekitar empat meter. Pemangsa kelinci, ikan, dan ayam ini termasuk hewan langka dan dilindungi.

oleh Liputan6Diterbitkan 20 Mei 2002, 04:33 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Wilayah hutan yang luas membuat Indonesia banyak menyimpan jenis binatang langka. Satu di antaranya adalah Biawak Bunga Tanjung atau varanus salvadori, yakni jenis biawak yang mempunyai ekor terpanjang di dunia, sekitar empat meter. Biasanya, panjang ekor bintang langka yang dilindungi ini hanya setengah meter. Fungsi ekor panjang ini digunakan sebagai alat keseimbangan saat memanjat dan berada di pohon.

Berdasarkan pemantauan SCTV di Taman Reptilia, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, baru-baru ini, biawak yang kerap ditemui di Papua ini memiliki ciri--tubuh bertotol kuning. Sedangkan masa hidup biawak jenis ini pun cukup panjang dapat mencapai sepuluh hingga 15 tahun. Hewan melata ini juga kerap mengalami proses pergantian kulit dapat berlangsung hingga dua pekan.

Biawak hewan karnivora atau binatang pemakan daging ini kerap memangsa burung ikan, kelinci, ayam, marmut, dan binatang kecil lainnya. Setidaknya di Taman Reptilia, TMII, saat ini mengoleksi tiga ekor Biawak Bunga Tanjung, masing-masing berusia dua, tiga, dan empat tahun.(ORS/Susanti Jo dan Yuli Sasmito)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya