Stres Rentan Dialami Orang dengan Usia Ini

Psikolog Tara Adhisti de Thouars mengungkapkan, tingkat stres paling tinggi ada pada individu usia dewasa muda.

oleh Fitri Haryanti HarsonoDiterbitkan 14 Maret 2018, 08:00 WIB
Ilustrasi stres (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Individu dewasa muda (usia 20 sampai 29 tahun) ternyata lebih rentan kena stres. Stres yang dialami cenderung dipengaruhi lingkungan kerja dan tuntutan hidup yang ingin dicapai.

Psikolog Tara Adhisti de Thouars mengungkapkan, ada banyak target yang ingin dikejar dewasa muda. Misal, pencapaian kinerja yang sukses, juga memilih pendamping hidup.

"Tingkat stres paling tinggi itu pada dewasa muda. Di usia 20 sampai 29 tahun, produktivitas juga lagi aktif. Ada banyak hal yang mau dikejar, dihadapi, dan ingin diketahui," ungkap Tara dalam acara "Pentingnya Melepas Penat Sejenak di Sela Kesibukan Sehari-hari" di Kafe Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Berbagai hal yang ingin dieksplorasi juga menjadi target yang didambakan kalangan dewasa muda. Rasa penasaran pada dewasa muda juga tinggi. Mereka ingin lebih banyak belajar hal-hal baru. Hal-hal tersebut terkadang memicu stres.

 

Saksikan juga video berikut ini:

 

Cepat lelah dan penat

Ilustrasi stres (iStockphoto/BrianAJackson)

Stres karena produktivitas tinggi membuat dewasa muda cepat lelah dan penat. Target yang ingin diraih punya tantangan dan hambatan yang sulit dihadapi.

"Ada banyak tantangan dan kesulitan dewasa muda saat belajar hal-hal baru. Pada akhirnya, mereka kewalahan sendiri," tambah Tara.

Meski usia dewasa muda rentan stres, tahapan usia ini pun dinilai paling berenergi. Dewasa muda adalah fase ketika individu aktif bekerja dan mencari hal baru yang ingin dieksplorasi.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya