YSL Bantah Tuduhan Menjiplak Desain Sepatu

Setelah dituduh mencontek desain sepatu high heel oleh merek sepatu mewah Christian Louboutin, kini Yves St. Laurent (YSL) membantah semua tuduhan tersebut.

oleh Liputan6Diterbitkan 24 Mei 2011, 14:03 WIB
Liputan6.com, London: Setelah dituduh mencontek desain sepatu high heel oleh merek sepatu mewah Christian Louboutin, kini Yves St. Laurent (YSL) membantah semua tuduhan tersebut. Seperti dilansir Telegraph, Selasa (24/5), YSL juga mengklaim sepatu andalan terbarunya itu sudah didesain sejak era 70-an, jauh sebelum Louboutin membuatnya.
 
Menurut dokumen pengadilan, YSL melampirkan data-data bahwa desain sepatu sol high heel berwarna merah itu sudah ada berabad-abad. Sebelumnya, Louboutin menuntut YSL telah mencontek desain sepatunya dengan tuntutan sebesar US$ 1. Louboutin juga meminta YSL menghentikan penjualan sepatu merah tersebut dari seluruh toko-tokonya.
 
Bulan lalu, Louboutin melayangkan tuntutannya itu kepada pengadilan federal Manhattan, New York, atas pelanggaran merek dagang dan dugaan pemalsuan produk sepatu andalannya. Gugatan itu juga meminta YSL agar menarik sepatu-sepatunya itu dari toko-toko yang berada di Manhattan, termasuk Saks Fifth Avenue dan Barneys & Bergdorf Goodman. 
 
Tak hanya itu, Louboutin juga mengambil tindakan hukum serupa terhadap merek sepatu mewah Brasil Carmen Steffens atas pencontekan desain sepatu yang sama. Pihak Carmen Setffens cabang Prancis juga membantah tuntutan tersebut dan mengatakan hak cipta sepatunya itu sudah terdaftar di AS pada 2008 lalu.(ADO)
 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya