3 Pemain Cadangan Terbaik di Serie A Musim Ini

Persaingan antarpemain di Serie A semakin sengit

oleh Liputan6.comDiterbitkan 09 Maret 2018, 20:00 WIB
Lazio Vs AC Milan (Angelo Carconi/ANSA via AP)

Liputan6.com, Jakarta Bagi seorang pesepakbola, menjadi cadangan atau jarang dimainkan adalah sebuah momok. Tidak ada seorangpun pemain yang suka dicadangkan. Karena itu, setiap pemain selalu menunjukkan performa dan kesiapan terbaiknya untuk merebut kepercayaan pelatih agar diturunkan.

Namun, dua hal itu saja tidak cukup. Bagaimanpun, kadangkala masih ada subjektivitas dari sang pelatih dalam menentukan pemain mana yang akan dimainkan sebagai starter.

Karena itu, bagi para pemain yang mendapat kesempatan tampil secara reguler, akan lebih mudah untuk menunjukkan kualitas mereka. Sebaliknya, mereka yang dibangkucadangkan, harus berjuang ekstra keras untuk unjuk gigi. Karena itu, ‘rivalitas’ antarpemain dalam sebuah tim menjadi sebuah keniscayaan.

Tak terkecuali di Liga Serie A Italia. Bertaburnya pemain tangguh di salah satu liga terbaik di Eropa itu, membuat persaingan antarpemain semakin sengit. Para pemain cadangan terus berupaya membuktikan kualitasnya di setiap kesempatan tampil. Sebab dengan cara itulah mereka bisa dianggap penting oleh klub dan disenangi para fans.

Musim ini, ada segelintir pemain cadangan di Serie A yang tampil gemilang. Penampilan mereka tidak kalah apik dibanding rekan-rekan mereka yang menjadi pilihan utama pelatih. Siapa saja? Berikut tiga di antaranya yang telah dirangkum Liputan6.com.


1. Wojciech Szczesny

Kiper Juventus Wojciech Szczesny. (AFP/Marco Bertorello)

Perjalanan karier Szczesny memang tidak semulus kiper-kiper tangguh lainnya di Eropa. Ya, usai menjalani masa peminjaman selama dua tahun di AS Roma, ia kembali ke Arsenal tanpa jaminan bakal dimainkan secara reguler. Pelatih Arsenal, Arsene Wenger tetap masih mengutamakan Petr Cech sebagai penjaga gawang nomor satu The Gunners.

Situasi itu membuat Szczesny akhirnya memilih pindah ke Juventus dengan nilai transfer 12 juta euro pada musim panas lalu. Di Juventus, kiper 27 tahun itu juga mendapati nasib serupa. Ia hanya menjadi pelapis Gianluigi Buffon. Iming-iming posisi kiper utama musim depan, karena Buffon akan segera pensiun, membuatnya mau menerima tawaran Si Nyonya Tua.

Namun, Dewi Fortuna rupanya masih memihak kepada Szczesny. Tak butuh menunggu sampai musim depan, kiper Polandia itu sudah mendapat kesempatan untuk unjuk kebolehan musim ini karena Buffon mengalami cedera kurun Desember-Januari lalu. Tak cuma itu, pelatih Massimiliano Allegri juga beberapa kali menurunkannya untuk mengistirahatkan Buffon.

Lanjut Baca:

Hasilnya cukup memuaskan. Dari total 13 kali tampil di Serie A, Szczesny mencatatkan 9 pertandingan cleen sheet, dan hanya kebobolan enam gol. Catatan kiper yang belakangan meminta disapa ‘Tek’ itu bahkan lebih baik dibanding Buffon. Kiper veteran itu sendiri mencatatkan delapan cleen sheet dan kebobolan delapan gol dalam 13 penampilan di Serie A. Dengan perfoma yang menjanjikan ini, Juventus tak perlu repot-repot mencari pengganti Buffon seandainya kiper 40 tahun itu benar-benar pensiun akhir musim ini. “Kami berteman baik. Kami sangat akrab karena pada akhirnya kami menciptakan persatuan dan kolaborasi yang luar biasa. Setiap kali Tek (sapaan untuk Szczesny) bermain, dia selalu tampil sebagai protagonis. Dia sudah memberi kami banyak poin dan membuat kami menjaga jarak dengan Napoli,” kata Buffon.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya