Juventus dan Pentingnya Punya Stadion Sendiri

Kehadiran Juventus Stadium memberikan keuntungan dobel bagi I Bianconeri.

oleh ThomasDiterbitkan 04 Maret 2018, 17:15 WIB
Juventus Stadium (Liputan6.com/Thomas

Liputan6.com, Turin- Juventus menjadi klub Italia pertama yang memiliki stadion sendiri. Klub-klub lainnya biasanya bermarkas di stadion milik pemerintah daerah setempat. Juventus Stadium atau yang kini bernama Allianz Stadium dibangun 2009 lalu.

Butuh dua setengah tahun dan biaya 155 juta euro untuk menyelesaikan Juventus Stadium. Tepat 8 September 2011, markas baru I Bianconeri resmi dibuka. Stadion baru ini sekaligus menandai era baru klub milik keluarga Agnelli tersebut. 

Markas Juventus ini memang tidak terlalu besar. Kapasitasnya hanya 41.507 tempat duduk. Namun Juventus Stadium merupakan stadion paling megah di Italia. Fasilitasnya kelas satu.

Keputusan keluarga Agnelli membangun stadion sendiri sangat tepat. Sejak bermarkas di Juventus Stadium, La Vecchia Signora selalu menjadi juara Serie A. Mereka enam kali beruntun merebut Scudetto.

Selain prestasi di atas lapangan, Juventus Stadium juga mendatangkan keuntungan finansial yang sangat besar bagi klub yang berdiri tahun 1897 itu. Juventus mendapat 75 juta euro hasil penjualan nama stadion ke Allianz hingga 2023.

Liputan6.com berkesempatan berkunjung ke Juventus Stadium pekan lalu bersama beberapa fans Juve dari Indonesia yang mengikut program "TurunTurin". Hampir setiap harinya, Juventus Stadium ramai dikunjungi meski tidak terletak di jantung kota Turin.

Wajar saja karena Juventus Stadium memiliki pusat perbelanjaan Area 12. Selain itu, juga ada Juventus Museum, Juventus Store dan J-Medical. Juventus Stadium kini menjadi salah satu icon pariwisata kota Turin.

 


Maksimalkan Pendapatan dari Stadion

Suasana di luar Juventus Stadium (Liputan6.com/Thomas)

Belum lengkap rasanya jika berkunjung ke Turin tanpa berfoto di Juventus Stadium. Saat baru menjejakan kaki di bandara kota Turin saja, sudah ada promosi tur ke markas Juventus.

Juventus sangat pintar mencari pemasukkan tambahan dengan memaksimalkan stadion miliknya. Mereka membuka tur stadion setiap harinya (kecuali hari Selasa).

Ada empat sesi tur stadion tiap harinya. Khusus hari libur dan akhir pekan, tur stadion diadakan setiap setengah jam sekali mulai pukul 11.00 hingga 17.30. Tur stadion nyaris tak pernah sepi.

Menurut penuturan pemandu tur yang mendampingi Liputan6.com, rata-rata ada 30-40 orang yang ikut menelusuri kemegahan Juventus Stadium tiap sesinya. Dari tur stadion dan museum saja Juventus mendapat pemasukkan 22 euro per orang.

Lanjut Baca:

Dengan membayar 22 euro, kita diajak untuk melihat beberapa spot penting di Juventus Stadium. Mulai dari tribun VVIP yang biasa ditempati petinggi Juventus, ruang ganti pemain, lorong menuju lapangan hingga merasakan berdiri pinggir lapangan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya