City Planning Exhibition, Museum Tata Kota Beijing

Jika berada di Beijing, Cina, sisihkan waktu untuk mampir ke City Planning Exhibition Museum. Di museum ini pengunjung bisa melihat penataan Kota Beijing sejak zaman kekaisaran dulu hingga rencana penataan kota modern Beijing tahun 2020.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Mei 2011, 12:15 WIB
Liputan6.com, Beijing: Beijing modern tak ubahnya kota maju di dunia dengan bangunan-bangunan menjulang. Namun, ada yang statis di ibukota Cina ini, yakni kompleks kota tua Forbidden City yang dibangun awal 1400-an oleh Kaisar Yongle dari Dinasti Ming.
 
Reporter SCTV Juanita Wiratmaja, melaporkan, kompleks kerajaan megah ini adalah cikal bakal berkembangnya Kota Beijing modern. Forbidden City menjadi poros pembangunan Kota Beijing. Kota terlarang seluas 74 hektare lebih dengan lebih dari 8.000 ruangan ini, merupakan kompleks kerajaan paling besar dan paling terawat di dunia.

Kota terlarang sebagai poros Kota Beijing modern bisa dipelajari di City Planning Exhibition Museum. Banyak sarana menarik yang bisa dipelajari di museum ini. Di antaranya ukiran perunggu yang menggambarkan tata kota Beijing tahun 1949 saat awal berdirinya Republik Rakyat Cina.

Di museum itu ditampilkan pula maket raksasa yang memperlihatkan sejumlah bangunan baru dan futuristik, seperti kompleks Olimpiade berbentuk sarang burung, taman teknologi, pusat bisnis, kota satelit pun dirancang untuk menopang fungsi Beijing sebagai ibukota maupun kota pusat budaya.

Bahkan populasi Beijing pun sudah dipatok agar tidak lebih dari 18 juta jiwa dari sekitar 14 juta penduduk saat tata kota ini dirancang. Rencana ambisius pembangunan Kota Beijing juga bisa dinikmati lewat film empat dimensi.(IAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya