Jaksa Agung HM Prasetyo (kedua kanan) berfoto bersama dengan Menhub Budi Karya, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (1/3). (Liputan6.com/JohanTallo)
(Dari kiri ke kanan) Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menhub Budi Karya, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Jaksa Agung HM Prasetyo menunjukkan nota kesepahaman usai ditandatangani di Jakarta, Kamis (1/3). (Liputan6.com/JohanTallo)
Jaksa Agung HM Prasetyo (tengah) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (1/3). (Liputan6.com/JohanTallo)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (1/3). Penandatanganan ini untuk mengawal dan mengamankan proyek pembangunan infrastruktur. (Liputan6.com/JohanTallo)
Jaksa Agung HM Prasetyo bersama tiga menteri menghadiri penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (1/3). Tiga menteri tersebut menggandeng Kejaksaan Agung untuk mengawal pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia. (Liputan6.com/JohanTallo)
Jaksa Agung HM Prasetyo menyampaikan keterangan saat penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (1/3). Kerja sama ini juga bertujan untuk mewujudkan sinergitas di bidang penyelenggaraan pemerintah terkait infrastruktur. (Liputan6.com/JohanTallo)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan keterangan saat penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (1/3). Nota kesepahaman ini juga diharapkan dapat menjadi payung hukum bagi pelaksanaan kerja sama tersebut. (Liputan6.com/JohanTallo)
(Dari kiri ke kanan) Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Jaksa Agung HM Prasetyo dan Menhub Budi Karya berfoto bersama usai penandatangan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (1/3). (Liputan6.com/JohanTallo)