Liputan6.com, London - Chelsea tampaknya kini menderita sindrom musim kedua pada 2018 usai juara Liga Inggris. The Blues kurang konsisten sejauh ini dan masih belum aman untuk posisi empat besar.
Advertisement
Kondisi itu dilatari buruknya performa beberapa bintang Chelsea. Para pemain seperti sudah kehilangan gairah di bawah asuhan Antonio Conte dan tampaknya tinggal tunggu waktu saja untuk terdepak.
Penampilan paling parah saat mereka takluk oleh Bournemouth dan Watford, yang sebenarnya tak selevel. Lawan Bournemouth, mereka kalah 0-3. Sedangkan menghadapi Watford, Chelsea menyerah 4-1.
Nah, lima pemain di bawah ini boleh dibilang akan terdepak dan angkat kaki dari Chelsea di musim panas 2018 dengan berbagai alasan. Siapa saja? Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:
5. Gary Cahill
Lini belakang Chelsea musim lalu tampak solid dan sama kuatnya dengan Gary Cahill bermain di jantungnya. Namun untuk musim ini, justru kebalikannya.
Bek berusia 32 tahun itu tak lagi memiliki kemampuan untuk bersaing dengan pemain sayap cepat di liga. Meski membuat 20 penampilan liga di bawah Conte pada 2017/18, Cahill mulai sering ditepikan.
Kontraknya saat ini akan berakhir pada musim panas 2019, yang berarti memiliki waktu lebih dari setahun yang tersisa dalam kesepakatan. Tapi, semakin tidak mungkin dia akan ditawari perpanjangan kontrak terutama karena The Blues punya prospek bek yang cukup baik, seperti Andreas Christensen, Ethan Ampadu, belum lagi Kurt Zouma yang dipinjamkan.
4. David Luiz
Sampai musim ini, tidak pernah ada masalah antara Chelsea dan David Luiz. Tapi, bek tengah Brasil tersebut dilaporkan terlibat dalam sebuah pertengkaran dengan Conte setelah Chelsea takluk tiga gol tanpa balas dari AS Roma pada babak penyisihan grup Liga Champions, Oktober 2017.
Sejak saat itu, pemain berusia 30 tahun itu nyaris tidak tampil dan sangat terkait dengan peluang pindah selama bursa transfer Januari. Setelah akhir musim ini, dia akan memasuki tahun terakhir kontraknya seperti Cahill dan sepertinya tidak akan tinggal lebih lama lagi selagi masih ada Conte.