5 Klub yang Melemah Usai Juara Premier League

Ada 5 klub yang melempem setelah menjadi juara Premier League musim sebelumnya.

oleh Tyo HarsonoDiterbitkan 16 Februari 2018, 13:23 WIB
Trofi Premier League. (TheLineColnite)

Jakarta - Premier League memiliki keunikan dalam beberapa musim terakhir. Hal itu karena juara bertahan hampir selalu mengalami keterpurukan pada musim selanjutnya.

Contoh terbaru adalah Chelsea pada musim 2017-2018. Skuat asuhan Antonio Conte tampil dominan ketika menjuarai Premier League 2016-2017, tetapi inkonsisten pada musim ini.

The Blues mengawali musim dengan hasil negatif setelah takluk 2-3 dari Burnley pada pekan pertama Premier League 2017-2018. Sempat naik hingga menempati peringkat ketiga, Chelsea justru tampil inkonsisten.

Performa Alvaro Morata dan kawan-kawan semakin menurun drastis sewaktu memasuki pekan ke-22 Premier League. Mereka kalah telak dalam dua pertandingan beruntun dari Bournemouth (0-3) dan Watford (1-4).

Hingga pekan ke-27 Premier League musim ini, Chelsea baru mengoleksi 16 kemenangan. Jumlah itu berbeda jauh dengan musim lalu saat mereka meraih 21 kemenangan pada periode yang sama.

Tidak hanya itu, jumlah kekalahan The Blues juga meningkat dibanding musim lalu. Ketika merengkuh trofi Premier League, Chelsea menelan lima kekalahan sepanjang musim, sedangkan saat ini mereka sudah enam kali takluk.

Chelsea bukan satu-satunya juara bertahan Premier League yang melempem pada musim selanjutnya. Berikut ini adalah lima klub lain yang bernasib serupa:

 


Leeds United 1992-1993

Leeds United 1992-1993. (Dream Team)

Leeds United membuat kejutan ketika menjadi juara Liga Inggris 1991-1992. Kebetulan, musim itu merupakan terakhir format lama Liga Inggris sebelum berganti menjadi Premier League.

Mereka sukses mengalahkan Manchester United asuhan Sir Alex Ferguson dalam perebutan juara Liga Inggris. Prestasi itu berhasil mereka raih berkat kontribusi pemain seperti Gordon Strachan, Gary McAllister, dan Eric Cantona.

Akan tetapi, performa Leeds United merosot drastis ketika format baru, Premier League, diberlakukan pada musim 1992-1993. Sepanjang musim Leeds United gagal meraih kemenangan setiap bertandang ke markas lawan.

Lanjut Baca:

Leeds United justru nyaris terdegradasi pada musim tersebut setelah hanya menempati peringkat ke-17 klasemen akhir dengan koleksi 51 poin. The Peacocks hanya unggul dua poin dari Crystal Palace yang terdegradasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya