Liputan6.com, Jakarta: Surat Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Syafruddin Arsyad Temenggung sebagai Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional baru menggantikan I Putu Gde Ary Suta telah ditandatangani Presiden Megawati Sukarnoputri. "Presiden menandatangani Keppresnya tadi pagi," kata Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Laksamana Sukardi di Jakarta, Senin (22/4). Dengan demikian, Putu dipastikan akan memasuki masa pensiun.
Kepastian serupa juga dikemukakan Sekretaris Negara Bambang Kesowo. Namun, ia tak menyebutkan nomor surat keputusan (SK) yang diteken Presiden. "Silakan tanyakan kepada pejabat teknis," kata Bambang. Dia juga enggan mengomentari alasan pemberhentian Putu yang baru 10 bulan duduk di kursi Kepala BPPN. Bambang meminta agar hal itu ditanyakan langsung kepada Menneg BUMN.
Dengan demikian, polemik pergantian Putu terjawab sudah. Jika tak ada aral melintang, Laksamana akan melantik Syafruddin siang ini di Kantor Kementerian Negara BUMN. Maklum, rumor pencopotan Putu terus mengemuka sejak sepekan silam.[baca: Rencana Pergantian Kepala BPPN Masih Menimbulkan Pertanyaan ]. Sebab, Laksamana sudah menyatakan Putu akan diganti, sementara Megawati belum menerbitkan Keppres pergantian tersebut.
Putu yang ditemui Reporter SCTV mengaku, hingga siang ini belum menerima Keppres tersebut. Bahkan, tersiar kabar, Putu tak akan hadir dalam acara pelantikan Syafruddin. Semenjak didirikan empat tahun silam, BPPN telah mengalami tujuh kali pergantian pucuk pimpinan. Rencananya, masa tugas BPPN akan berakhir dua tahun mendatang.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)
Kepastian serupa juga dikemukakan Sekretaris Negara Bambang Kesowo. Namun, ia tak menyebutkan nomor surat keputusan (SK) yang diteken Presiden. "Silakan tanyakan kepada pejabat teknis," kata Bambang. Dia juga enggan mengomentari alasan pemberhentian Putu yang baru 10 bulan duduk di kursi Kepala BPPN. Bambang meminta agar hal itu ditanyakan langsung kepada Menneg BUMN.
Dengan demikian, polemik pergantian Putu terjawab sudah. Jika tak ada aral melintang, Laksamana akan melantik Syafruddin siang ini di Kantor Kementerian Negara BUMN. Maklum, rumor pencopotan Putu terus mengemuka sejak sepekan silam.[baca: Rencana Pergantian Kepala BPPN Masih Menimbulkan Pertanyaan ]. Sebab, Laksamana sudah menyatakan Putu akan diganti, sementara Megawati belum menerbitkan Keppres pergantian tersebut.
Putu yang ditemui Reporter SCTV mengaku, hingga siang ini belum menerima Keppres tersebut. Bahkan, tersiar kabar, Putu tak akan hadir dalam acara pelantikan Syafruddin. Semenjak didirikan empat tahun silam, BPPN telah mengalami tujuh kali pergantian pucuk pimpinan. Rencananya, masa tugas BPPN akan berakhir dua tahun mendatang.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)