Liputan6.com, Tegal: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kuningan Alwi Shihab menampik rumor tentang PKB versi Matori Abdul Djalil yang akan mengerahkan kekuatan TNI/Polri untuk mengalahkan PKB versinya. Menurut Alwi, selama ini hubungannya dengan para pimpinan TNI/Polri sangat baik. Ini disampaikan Alwi dalam pelantikan dan Musyawarah Kerja Dewan Pimpinan Cabang PKB Kabupaten Tegal, baru-baru ini.
Alwi juga menyatakan bahwa Matori adalah sejarah buruk bagi kepemimpinan Nahdlatul Ulama dan PKB. Matori sudah tak lagi termasuk kaum Nadhliyin karena telah membangkang dari para kiai. PKB yang dipimpin Matori juga telah jauh menyimpang dari dasar-dasar NU. Bahkan, Matori jelas-jelas menolak islah yang ditawarkan Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid.
Untuk memperlihatkan perbedaan antara PKB Kuningan dan PKB Matori, Alwi akan segera mengganti bendera dan lambang partai yang dipimpinnya [baca: PKB Kuningan Diminta Menyadari Konsekuensi Perubahan Nama]. Keputusan mengganti bendera dan lambang partai agar tak membingungkan massa PKB.(PIN/Sugihartono dan Budi Harto)
Alwi juga menyatakan bahwa Matori adalah sejarah buruk bagi kepemimpinan Nahdlatul Ulama dan PKB. Matori sudah tak lagi termasuk kaum Nadhliyin karena telah membangkang dari para kiai. PKB yang dipimpin Matori juga telah jauh menyimpang dari dasar-dasar NU. Bahkan, Matori jelas-jelas menolak islah yang ditawarkan Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid.
Untuk memperlihatkan perbedaan antara PKB Kuningan dan PKB Matori, Alwi akan segera mengganti bendera dan lambang partai yang dipimpinnya [baca: PKB Kuningan Diminta Menyadari Konsekuensi Perubahan Nama]. Keputusan mengganti bendera dan lambang partai agar tak membingungkan massa PKB.(PIN/Sugihartono dan Budi Harto)