3 Rekrutan Baru Inter Milan yang Gagal Bersinar Musim Ini

Inter Milan sedang menurun performanya.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 19 Januari 2018, 10:00 WIB
Pemain Inter Milan, Ivan Perisic (kanan) melepaskan tembakan melewati para pemain Fiorentina pada laga Serie A di Artemio Franchi Stadium, Florence, (5/1/2018). Inter bermain imbang 1-1 dengan Fiorentina. (AFP/Alberto Pizzoli)

Liputan6.com, Milan Inter Milan tengah sibuk berbenah menyusul hasil buruk sejak Desember 2017 lalu. Ya, Mauro Icardi dan kawan-kawan sudah tidak merasakan kemenangan sejak pekan ke-17.

Mereka kalah dari Udinese (1-2) dan Sassuolo (0-1), serta imbang lawan Lazio (0-0) dan Fiorentina (1-1). Di Coppa Italia, mereka juga sudah tersingkir usai kalah dari rival sekota AC Milan (0-1) di babak perempat final.

Oleh karena itu, bursa transfer Januari ini dimanfaatkan Inter Milan untuk mendatangkan pemain tambahan demi menambal sektor yang dianggap masih lemah. Sejauh ini, mereka sudah mendapatkan Lisandro Lopez dari Benfica.

Bek tengah berdarah Argentina itu dipinjam dengan biaya 500 ribu euro dengan opsi pembelian permanen senilai 9 juta euro di akhir musim.

Lisandro Lopez saja belum membuat Inter Milan puas. Mereka masih berupaya merekrut beberapa pemain lagi, antara lain gelandang Barcelona Rafinha Alcantara, serta gelandang Jiangsu Suning, Ramires.

Negosiasi untuk mendapatkan dua pemain ini masih berlanjut sampai saat ini. Lantas, apakah pemain-pemain incaran tersebut bisa membantu Inter Milan bangkit? Belum tentu.

Oleh karena itu, I Nerazzuri sebaiknya lebih cermat dalam merekrut pemain. Sebab sudah terbukti, pemain-pemain yang mereka rekrut di bursa musim panas lalu tak semuanya bekerja dengan baik.

Hanya Milan Skriniar, Borja Valero, serta Matias Vecino yang benar-benar berfungsi. Selebihnya, rekrutan annyar mereka hanya lebih banyak duduk di bangku cadangan karena kalah bersaing.

Berikut tiga rekrutan musim panas Inter Milan yang gagal bersinar.


1. Yann Karamoh

Foto dok. Liputan6.com

Sudah banyak pemain muda yang datang ke Inter Milan gagal bersinar. Padahal saat proses perekrutannya, Inter cukup ngotot. Mereka tidak mau menyerah sampai berhasil mendapatkan pemain yang bersangkutan. Andrea Pirlo, Philippe Coutinho, hingga Gabriel Barbosa, adalah segelintir contoh.

Lanjut Baca:

Kini, ada Yann Karamoh yang tampaknya mengikuti jejak pendahulunya itu. Sampai sejauh ini, winger asal Prancis itu baru tampil dalam lima pertandingan di semua kompetisi. Parahnya, di Serie A ia baru diturunkan tiga kali sebagai pemain pengganti, dengan total durasi 45 menit. Situasi ini memunculkan rumor bahwa Karamoh akan dipinjamkan ke klub lain. Namun, oleh agennya, Oscar Damiani, kabar tersebut dibantah. “Saya kira dia akan tetap di Milan dan saya sudah bicara dengan (Direktur Olahraga Inter Milan, Piero) Ausilio hari ini,” ujar Damiani kepada Sportitalia. Karamoh direkrut Inter Milan dari Caen dengan jalur peminjaman selama dua musim, dengan obligasi pembelian permanen seharga 5,5 juta euro pada Juli 2019. Oscar yakin, Inter Milan akan memberi jatah bermain lebih banyak kepada pemain berusia 19 tahun itu di paruh kedua musim ini. “Dia akan bertahan karena mereka benar-benar yakin padanya. Saya harap mereka bakal melihat Karamoh sebagai tambahan kekuatan bagi skuat mereka di Januari ini. Dia adalah pemain yang kuat, masih muda, dan bekerja keras bersama Luciano Spalletti,” Oscar menambahkan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya