17 Warga di Tasikmalaya Terjangkit Difteri

Hampir 20 orang di Tasikmalaya terjangkit wabah difteri. Terbatasnya ruang perawatan, sebagian pasien terpaksa dirawat di puskesmas.

oleh Yusron Fahmi diperbarui 07 Jan 2018, 07:59 WIB

Fokus, Tasikmalaya - Wabah difteri kini menyerang warga Tasikmalaya, Jawa Barat. Sedikitnya 17 warga kini dirawat di puskesmas dan rumah sakit, serta masih menjalani masa screening. Karena keterbatasan ruang isolasi, 14 di antaranya masih dirawat di Puskekmas Bojong Gambir.

Seperti ditayangkan Fokus Pagi Indosiar, Minggu (7/1/2018), belasan warga Tasikmalaya kini dirawat karena diduga terserang difteri. Di Kecamatan Bojong Gambir, terdapat 17 pasien, sementara satu pasien merupakan warga Ciawi.

Akibat keterbatasan ruang isolasi, 14 di antaranya dirawat di Puskesmas Bojong Gambir, sementara tiga pasien yang  kondisinya parah, dirawat di Rumah Sakit Singaparna Medika Citra Utama. Pihak rumah sakit memastikan, baru satu pasien yang positif menderita difteri, sementara sisanya masih menunggu hasil uji laboratorium.

Orangtua salah satu pasien mengatakan, anaknya menderita demam bahkan sudah mengalami sesak nafas, sehingga harus dibantu dengan alat pernafasan. Sebagian pasien suspect difteri tidak mendapatkan vaksin difteri saat masa kanak-kanak.

Rencananya, 14 pasien di Puskesmas Bojong Gambir akan dipindahkan setelah proses screening ulang dilakukan. Pihak rumah sakit milik pemerintah daerah juga menyediakan  delapan ruang isolasi baru untuk merawat pasien suspect difteri. Pihak rumah sakit masih berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk penyediaan obat serta anti difteri serum untuk korban.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya