5 Pelatih Tersukses di Serie A Sepanjang 2017

Kompetisi Serie A berjalan ketat tahun ini.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 28 Desember 2017, 10:00 WIB
Serie A Logo Alternatif (istimewa)

Liputan6.com, Roma - Sepanjang tahun 2017, Liga Serie A Italia menyajikan banyak hal menarik untuk disimak. Satu di antaranya adalah keberhasilan Juventus merebut gelar Scudetto keenam secara berturut-turut, yang dimulai sejak musim 2011/2012.

Sempat nyaris dikejar oleh AS Roma di penghujung musim, I Bianconeri tetap berhasil mengamankan gelar dengan keunggulan empat poin di klasemen akhir.

Selain kesuksesan Juventus tadi, Serie A juga mempertontonkan lika-liku perjalanan karier sejumlah pemain, mulai dari yang memang sudah matang, hingga pemain muda yang baru mengorbit. Sebut saja nama-nama seperti Edin Dzeko, Paulo Dybala, Mauro Icardi, Gianluigi Buffon, Leonardo Bonucci, hingga Pietro Pellegri.

Nama-nama yang disebutkan ini hampir selalu menghiasa halaman berita-berita Liga Italia.

Tak lengkap pula rasanya jika tidak membicarakan tentang kiprah para pelatih. Sebab, di tangan merekalah performa tim-tim yang berlaga sangat ditentukan. Dan karier para pemain pun juga tak luput dari kebijakan mereka. Sebab, seorang pemain pastilah sulit bersinar jika jarang dimainan oleh sang pelatih.

Lalu, siapakah pelatih tersukses di Serie A selama dua belas bulan di tahun 2017? Berikut lima di antaranya yang dirangkum Liputan6.com berdasarkan performa tim yang mereka tangani.


1. Maurizio Sarri

Foto dok. Liputan6.com

Nama pertama yang patut masuk dalam daftar ini tentu saja adalah pelatih Napoli, Maurizio Sarri. Di bawah asuhannya, Napoli tampil konsisten sejak musim lalu. Meski belum berhasil menjuarai Serie A, mereka setidaknya mampu menyaingi Juventus dalam perebutan Scudetto.

Harapan untuk meraih Scudetto pun hadir musim ini. Mereka memimpin puncak klasemen, dengan catatan baru sekali menelan kekalahan. Mereka sudah mengumpulkan 45 poin dalam 18 laga, mengungguli Juventus di peringkat kedua (44 poin) dan Inter Milan (40 poin) di peringkat ketiga.

Lanjut Baca:

Meskipun gagal mengantarkan Napoli lolos ke babak 16 besar Liga Champions, Sarri tetap dihormati. Sebab, dengan taktik yang ia terapkan, Napoli tidak hanya sekadar konsisten meraih kemenangan, tapi juga mampu menyajikan sepak bola indah. Hal itu sudah diakui oleh banyak kalangan, termasuk oleh pelatih Juventus, Massimiliano Allegri dan pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Dari sisi pembinaan pemain, Sarri juga cukup piawai. Pemain-pemain yang tadinya tidak terlalu diperhitungkan, sekarang tumbuh menjadi bintang dan membuat banyak klub besar tergiur. Contohnya Kalidou Koulibaly, Fauzi Ghoulam, Lorenzo Insigne, Dries Mertens, hingga Jorginho. Dan, seluruh kehebatan Sarri itu pun berbuah manis. Pada penghargaan Grand Gala del Calcio November lalu, ia terpilih sebagai pelatih terbaik tahun ini, mengalahkan Allegri dan Luciano Spalletti.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya