Liputan6.com, Milan - AC Milan dan Inter Milan akan saling baku hamtam dalam laga babak perempat final Coppa Italia, Rabu malam waktu Italia (27/12/2017) atau Kamis dini hari WIB (28/12/2017). Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti mengaku sudah tidak sabar menantikan laga ini.
“Itu pertandingan penting dan tidak ada alasan menyebut derby ini sebagai hanya pertandingan biasa. Ini sangat berarti,” ujar Spalletti kepada Inter TV.
Advertisement
Ini merupakan Derby Milan alias Derby Della Madonnina kedua yang tersaji dalam tiga bulan terakhir. Pada pertemuan sebelumnya di pentas Serie A, 16 Oktober lalu, Inter Milan sukses mengalahkan AC Milan dengan skor 3-2.
“Kami siap untuk pertandingan ini. Apalagi ini adalah jalan untuk melangkah ke semifinal. Kami harus mengerahkan seluruh kemampuan terbaik kami, baik sebagai tim maupun sebagai individu,” ucap Spalletti.
Inter Milan menelan dua kekalahan secara beruntun dalam dua laga terakhir di Serie A. Di San Siro, mereka takluk 1-3 oleh Udinese, dan terakhir di Mapei mereka ditundukkan Sassuolo 0-1.
Hasil tersebut mencoreng rekor bagus mereka musim ini, di mana sebelumnya selama 16 pekan, mereka tak terkalahkan. Karena itu, kemenangan atas AC Milan pada laga ini diyakini bakal mengangkat kembali kepercayaan diri Mauro Icardi dan kawan-kawan.
Bekal Lawan Lazio
Spalletti menyebut, di dua laga itu, Inter Milan bermain buru. Namun, dia menjamin hal itu tak akan terjadi lagi dinihari WIB nanti.
“Apa yang telah kami lakukan berada di bawah kemampuan kami, dan karena itu kami mesti meningkatkan standar kami. Teori sepakbola saya adalah, siapapun yang bermain lebih bagus akan menang. Karena itulah kami akan berusaha tampil lebih bagus,” jelas Spalletti.
Laga derby ini sekaligus juga akan menjadi bekal Inter Milan untuk menghadapi Lazio di Serie A, hari Minggu (31/12/2017). Ya, pertandingan tersebut merupakan penutup paruh musim ini.