Liputan6.com, Bintan: Kotak hitam pesawat Cassa 212-100 milik PT Sabang Merauke Air yang jatuh di Desa Malang Rapat, Bintan, Propinsi Kepulauan Riau, ditemukan, Ahad (13/2) petang. Kotak hitam ini ditemukan di bawah puing-puing bangkai pesawat ketika ditarik dengan alat berat.
Kotak hitam itu kemudian diserahkan ke petugas Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Petugas juga mengamankan komponen mesin/instrumen dan panel pesawat. Barang bukti ini selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk diselidiki lebih lanjut.
Menurut Tumenggung petugas KNKT dibutuhkan sedikitnya waktu tiga bulan untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat. Dengan ditemukannya kotak hitam ini diharapkan penyebab pasti jatuhnya pesawat dapat terungkap .
Pesawat Sabang Merauke Airlines Charter jenis Cassa seri 212 jatuh di hutan sekitar Desa Malang Rapat, Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, kemarin. Tiga penumpang diduga korban dilaporkan masih terjepit di dalam pesawat [baca: Pesawat Cassa 212 Jatuh Di Bintan]. (APY/YUS)
Kotak hitam itu kemudian diserahkan ke petugas Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Petugas juga mengamankan komponen mesin/instrumen dan panel pesawat. Barang bukti ini selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk diselidiki lebih lanjut.
Menurut Tumenggung petugas KNKT dibutuhkan sedikitnya waktu tiga bulan untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat. Dengan ditemukannya kotak hitam ini diharapkan penyebab pasti jatuhnya pesawat dapat terungkap .
Pesawat Sabang Merauke Airlines Charter jenis Cassa seri 212 jatuh di hutan sekitar Desa Malang Rapat, Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, kemarin. Tiga penumpang diduga korban dilaporkan masih terjepit di dalam pesawat [baca: Pesawat Cassa 212 Jatuh Di Bintan]. (APY/YUS)