Jakarta Barcelona merupakan salah satu kesebelasan paling berprestasi di Eropa. Hal itu membuat klub asal Catalunya kerap menjadi tujuan para pesepak bola dari berbagai belahan dunia.
Advertisement
Barcelona mendominasi Eropa dalam satu dekade terakhir. Pada periode tersebut, Blaugrana memenangi masing-masing tiga trofi Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.
Prestasi itu belum ditambah perolehan mereka di kompetisi domestik. Pada periode yang sama, Los Cules enam kali menjuarai La Liga, serta masing-masing lima kali memenangi Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.
Iming-iming prestasi itu menjadi magnet bagi para pesepak bola dari klub lain. Alhasil, Barcelona relatif tidak pernah kesulitan mendatangkan pemain baru.
Meski begitu, tidak semua pemain mampu menunjukkan permainan terbaik selama memperkuat Barcelona. Beberapa justru gagal bersinar ketika pindah ke Camp Nou meski menjadi pemain andalan di klub sebelumnya.
Lantas, siapa saja pemain yang gagal bersinar selama memperkuat Barcelona? Berikut ini Bola.com merangkum lima di antaranya:
Keirrison
Keirrison sukses menjadi pemain termuda yang menjadi top skorer Liga Brasil pada 2009. Keirrison yang ketika itu baru berusia 20 tahun berhasil membukukan 23 gol.
Prestasi itu membuat klub-klub raksasa Eropa memperebutkan tandatangannya. Barcelona menjadi kesebelasan yang sukses mengamankan jasa Keirrison dengan banderol 14 juta euro (Rp 223 miliar).
Akan tetapi, Keirrison gagal mendapatkan kepercayaan dari pelatih saat itu, Pep Guardiola. Alhasil, sang pemain pun lebih sering menghabiskan waktu sebagai pemain pinjaman.
Tidak kunjung membuktikan diri, Barcelona melepas Keirrison ketika kontraknya berakhir pada 2014. Kini, Keirrison bermain untuk klub masa kecilnya, Coritiba.
Aleksandr Hleb
Sebelum bergabung dengan Barcelona, Aleksandr Hleb terkenal sebagai salah satu pemain paling kreatif di Premier League. Hleb merupakan andalan di lini serang Arsenal.
Hal tersebut membuat Blaugrana rela mengeluarkan 17 juta euro (Rp 277 miliar) untuk merekrut Hleb. Sejatinya, pemain asal Belarusia itu sempat tampil cukup apik pada musim pertamanya.
Akan tetapi, hubungan buruk dengan pelatih Pep Guardiola membuatnya lebih sering dipinjamkan. Barcelona akhirnya memutuskan kontrak Hleb pada 2012.