Liputan6.com, Paris: Kostum Timnas Prancis pada final Piala Dunia 1998 sangat bersejarah. Sebab, pada perhelatan sepakbola terakbar yang diselenggarakan di Prancis itulah tim Ayam Jantan, julukan Prancis, untuk kali pertama keluar sebagai juara.
Wajar jika kostum Les Bleus itu banyak diburu kolektor top dunia, khususnya dari Prancis. Salah satu yang menjadi koleksi Oliver Demolis yakni kostum striker jempolan Prancis, David Trezeguet. Tetapi, Demolis harus menanggung kecewa lantaran kostum itu dihancurkan Bea Cukai Prancis karena dianggap palsu.
Ternyata kostum itu asli. Jadilah Demolis akan mengajukan gugatan ke pengadilan. "Balai lelang yang menjualnya cukup terkenal dan kostum itu (milik Trezeguet) asli," kata sang kolektor. "Itulah koleksi pelengkap milikku. Ketika saya menantikan kostum itu mereka mengatakan bahwa sudah dihancurkan bea cukai karena dianggap palsu. Saya sungguh kecewa."
Demolis membeli kostum Trezeguet bernomor punggung 20 melalui internet dari balai lelang di Brasil. Ia menyetorkan uang 7.000 euro lebih atau sekitar Rp 88 juta untuk kostum yang menjadi saksi bisu kemenangan Prancis atas Brasil 3-0 pada malam final di Stade de France, Paris, 12 Juli 1998.(DIM/Reuters)
Wajar jika kostum Les Bleus itu banyak diburu kolektor top dunia, khususnya dari Prancis. Salah satu yang menjadi koleksi Oliver Demolis yakni kostum striker jempolan Prancis, David Trezeguet. Tetapi, Demolis harus menanggung kecewa lantaran kostum itu dihancurkan Bea Cukai Prancis karena dianggap palsu.
Ternyata kostum itu asli. Jadilah Demolis akan mengajukan gugatan ke pengadilan. "Balai lelang yang menjualnya cukup terkenal dan kostum itu (milik Trezeguet) asli," kata sang kolektor. "Itulah koleksi pelengkap milikku. Ketika saya menantikan kostum itu mereka mengatakan bahwa sudah dihancurkan bea cukai karena dianggap palsu. Saya sungguh kecewa."
Demolis membeli kostum Trezeguet bernomor punggung 20 melalui internet dari balai lelang di Brasil. Ia menyetorkan uang 7.000 euro lebih atau sekitar Rp 88 juta untuk kostum yang menjadi saksi bisu kemenangan Prancis atas Brasil 3-0 pada malam final di Stade de France, Paris, 12 Juli 1998.(DIM/Reuters)