Baku - Chelsea akan bertandang ke markas Qarabag di Baku Olympic Stadium pada matchday kelima Grup C Liga Champions, Rabu (22/11/2017). Diperkuat pemain bintang, The Blues berpeluang kembali pesta gol.
Advertisement
Skuat London Biru tampil impresif saat bersua Qarabag pada matchday perdana fase grup Liga Champions, di Stamford Bridge, 12 September 2017. Saat itu, Chelsea melumat tim tamu dengan skor 6-0.
Keenam gol The Blues disarangkan Pedro pada menit kelima, Davide Zappacosta menit ke-30, Cesar Azpilicueta menit ke-55, Tiemoue Bakayoko menit ke-71, Michy Batshuayi menit ke-76, dan gol bunuh diri Maksim Medvedev menit ke-82.
Menghadapi Qarabag untuk kedua kalinya, Chelsea berambisi kembali memetik tiga poin. Dengan meraih kemenangan, The Blues bakal mengamankan tiket lolos ke-16 besar Liga Champions.
Chelsea saat ini berada di peringkat kedua Grup C dengan nilai tujuh. Mereka terpaut satu poin dari AS Roma yang berada di posisi teratas.
"Kami harus memainkan laga terpenting kami sejak awal musim ini. Jika kami bisa mengalahkan Qarabag, maka kami akan lolos ke babak berikutnya di Liga Champions," ujar manajer Chelsea, Antonio Conte.
"Lolos ke-16 besar sangat penting karena mulai sekarang, pada periode ini, hingga Januari sangatlah sibuk, jadi sangatlah penting untuk memenangi pertandingan," ujarnya.
Meski lebih diunggulkan, Chelsea tak bisa begitu saja memandang remeh Qarabag. Sebab, klub asuhan Gurban Gurbanov itu memiliki catatan bagus saat tampil di kandang sendiri.
Qarabag tak terkalahkan dari empat laga terakhir yang berlangsung di hadapan pendukung sendiri, dengan rincian dua kemenangan dan dua hasil imbang. Selain itu, mereka juga mencetak tiga gol dan tak kebobolan.
Qarabag juga akan tampil lepas pada pertandingan ini. Sebab, mereka berada di dasar grup dengan dua poin, dan dipastikan gagal menembus fase knock-out Liga Champions.
"Kami menghadapi pertandingan yang sulit. Laga ini akan menjadi penting bagi Chelsea dan kami. Ini adalah pertandingan kandang terakhir kami pada fase grup di Liga Champions," ujar pelatih Qarabag, Gurban Gurbanov.